Tak Asal Pilih Pelancar ASI, Ibu Menyusui Diedukasi soal Suplemen Terstandar OHT

  • 10 Mei 2026 09:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kekhawatiran soal produksi air susu ibu (ASI) masih menjadi persoalan yang banyak dialami ibu menyusui di Indonesia. Dalam situasi tersebut, tidak sedikit ibu memilih mengonsumsi berbagai produk herbal atau racikan tradisional yang dipercaya dapat membantu melancarkan ASI, meski belum seluruhnya memiliki standar keamanan dan pembuktian ilmiah yang jelas.

Kondisi tersebut mendorong Mom Uung -brand produk pelancar ASI - memperkenalkan pendekatan berbasis Obat Herbal Terstandar (OHT). Edukasi dikemas dalam diskusi bertajuk "Scientifically Proven ASI Booster Innovation with OHT Formulation", di Jakarta, Sabtu 9 Mei 2026.

Dokter spesialis anak, dr. Ian Suryadi Suteja mengatakan, banyak ibu menyusui belum memperoleh informasi yang tepat terkait suplemen pelancar ASI. Mereka umumnya mengandalkan rekomendasi dari lingkungan sekitar maupun media sosial saat memilih produk pendukung ASI.

"Yang sering menjadi tantangan adalah ibu belum benar-benar mengetahui kualitas bahan yang digunakan, proses pembuatannya, sampai bagaimana respons tubuh terhadap produk tersebut. Hal ini dikarenakan informasi yang beredar masih terbatas," kata dr. Ian kepada wartawan di sela-sela acara.

Menurut dia, OHT memiliki proses pengujian yang lebih ketat dibandingkan produk herbal biasa. Karena untuk sampai ke tahap ini, obat atau suplemen harua melalui uji praklinis dan standarisasi bahan aktif.

"Untuk ibu menyusui, sebaiknya memilih produk yang jelas standar dan keamanannya. OHT ini sudah melalui proses kontrol yang lebih ketat sehingga lebih dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Founder Mom Uung, Uung Victoria Finky, menjelaskan, pembahasan mengenai pentingnya produk herbal terstandar berangkat dari pengalaman pribadinya saat menjadi ibu baru. Ia mengaku pernah mengalami kecemasan ketika berat badan anaknya sulit naik, sehingga mulai mempertanyakan kualitas ASI yang diberikan.

"Waktu itu saya mencari informasi dari banyak tempat, tetapi jawabannya berbeda-beda. Dari situ saya merasa ibu menyusui bukan hanya membutuhkan dukungan, tetapi juga informasi dan produk yang jelas," ucap Uung.

Ia menuturkan bahwa Mom Uung awalnya berkembang sebagai usaha rumahan. Dalam perjalanannya, produk-produk Mom Uung telah menjalani berbagai proses pengujian hingga mencapai standar OHT dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain membahas inovasi produk pendukung ASI, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi edukasi perawatan bayi baru lahir bersama dr. Shane Tuty. Dalam sesi itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai teknik menyusui, cara menggendong bayi, hingga pentingnya dukungan keluarga dalam masa awal pengasuhan anak.

Melalui edukasi tersebut, Mom Uung berharap para orang tua dapat lebih kritis dalam memilih produk pendukung menyusui. Serta, tidak semata-mata bergantung pada informasi yang belum terverifikasi.

"Dengan semakin dikenalnya standar seperti OHT, harapannya para ibu bisa lebih tenang memilih dukungan yang kualitas, keamanan, dan pembuktiannya sudah jelas. Karena di balik setiap keputusan kecil seorang ibu, selalu ada harapan besar untuk memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang anaknya," kata Uung Victoria Finky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....