Peringati Hari Diabetes Nasional, Ini 8 Cara Ampuh Pencegahannya

  • 18 Apr 2026 12:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Diabetes Nasional diperingati setiap 18 April
  • Diabetes dapat menyerang semua usia dan sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas
  • Pencegahan penyakit diabetes dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup sehat secara konsisten

RRI.CO.ID, Jakarta – Hari Diabetes Nasional diperingati setiap 18 April sebagai momentum meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya diabetes. Penyakit ini disebut dapat menyerang berbagai kelompok usia, sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini secara konsisten.

Diabetes melitus merupakan penyakit yang sering berkembang secara perlahan tanpa disadari oleh penderitanya. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah serta gangguan metabolisme dalam tubuh manusia.

Tanpa penanganan dan pencegahan yang tepat, diabetes dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius pada organ tubuh manusia. Komplikasi tersebut meliputi penyakit jantung, gangguan saraf, kerusakan ginjal, hingga gangguan penglihatan permanen.

Secara medis, diabetes dipicu oleh resistensi insulin yang membuat sel tubuh tidak merespons hormon secara optimal. Padahal insulin memiliki peran penting dalam mengatur kadar glukosa sebagai sumber energi utama tubuh.

Meski demikian, risiko diabetes masih dapat ditekan melalui perubahan gaya hidup sehat yang dilakukan secara konsisten. Peningkatan sensitivitas insulin menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah terjadinya penyakit diabetes.

Melansir laman Rumah Sakit Siloam, berikut delapan cara ampuh mencegah diabetes yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Olahraga teratur

Cara pertama mencegah diabetes dapat dilakukan dengan rutin berolahraga secara teratur setiap minggu. Kebiasaan ini mampu meningkatkan produksi insulin serta sensitivitas sel tubuh terhadap hormon tersebut.

Dengan kondisi tersebut, kadar gula dalam darah dapat terkontrol sehingga risiko diabetes dapat ditekan. Selain itu, olahraga membantu membakar kalori dan menyimpan kelebihan glukosa sebagai cadangan energi dalam otot.

Oleh karena itu, usahakan berolahraga setidaknya 150 menit setiap minggu secara rutin dan terjadwal. Waktu tersebut dapat dibagi menjadi lima sesi latihan, masing-masing sekitar 30 menit setiap harinya.

2. Menjaga berat badan ideal

Berat badan yang berlebih dapat mengganggu metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko terjadinya diabetes pada seseorang. Hal ini karena obesitas mengganggu kerja metabolisme sehingga sel tubuh tidak mampu merespons insulin secara optimal.

Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal perlu dilakukan dengan mengatur pola makan yang sehat. Sebagai langkah awal, mulailah dengan memperhatikan asupan karbohidrat dan gula yang masuk ke dalam tubuh.

3. Menerapkan pola makan sehat

Pencegahan diabetes sejak dini juga perlu disertai dengan penerapan pola makan sehat dan seimbang setiap hari. Upaya ini dapat dimulai dengan mengurangi konsumsi makanan cepat saji, tinggi gula, serta tinggi lemak.

Selanjutnya, pilih makanan dengan kandungan nutrisi tinggi seperti protein, serat, dan vitamin untuk menunjang kesehatan tubuh. Selain jenis makanan, porsi makan juga perlu diperhatikan guna mengontrol asupan kalori harian.

Asupan kalori berlebih dapat memicu kenaikan berat badan yang berisiko meningkatkan kemungkinan terjadinya diabetes. Oleh karena itu, penting menjaga jadwal makan teratur dengan porsi secukupnya agar pola makan tetap sehat.

4. Pemeriksaan gula darah berkala

Cara selanjutnya yakni melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin untuk memantau kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Deteksi dini melalui pemeriksaan berkala dipercaya dapat membantu mencegah risiko diabetes berkembang lebih lanjut.

5. Mengelola stres dengan baik

Mengelola stres dengan baik menjadi salah satu upaya penting dalam mencegah risiko diabetes sejak dini. Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Selain itu, kondisi stres juga dapat memengaruhi pola makan menjadi tidak terkontrol dan cenderung berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan stres yang tepat untuk menjaga keseimbangan kesehatan tubuh.

6. Memperbanyak konsumsi air putih

Konsumsi air putih yang cukup setiap hari dapat membantu menjaga hidrasi tubuh serta mengontrol kadar gula darah. Hindari minuman manis berlebihan karena dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe dua pada orang dewasa.

Untuk mencegahnya, biasakan minum air putih sekitar dua liter setiap hari secara konsisten. Selain mengontrol gula darah, air putih juga membantu fungsi ginjal dan menjaga keseimbangan sel tubuh secara optimal.

7. Menjaga kadar vitamin D

Mengonsumsi vitamin D memiliki peran penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin serta menjaga keseimbangan metabolisme tubuh manusia. Sumber vitamin D dapat diperoleh dari makanan seperti ikan salmon, telur, susu, yoghurt, serta paparan sinar matahari yang cukup.

Kadar vitamin D yang optimal dapat membantu menurunkan risiko terjadinya resistensi insulin pada tubuh. Oleh karena itu, pemenuhan vitamin D perlu diperhatikan sebagai bagian dari upaya pencegahan diabetes sejak dini.

8. Menghentikan kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes serta berbagai penyakit kronis lainnya pada tubuh. Menghentikan kebiasaan merokok menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang secara menyeluruh.

Itulah berbagai langkah pencegahan diabetes yang dapat diterapkan sejak dini dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan langkah tersebut dapat membantu menurunkan risiko diabetes secara signifikan dalam jangka panjang.

Upaya pencegahan sejak dini menjadi kunci utama menjaga kualitas hidup masyarakat tetap sehat dan produktif. Kesadaran menjaga kesehatan perlu terus ditingkatkan melalui pola hidup sehat yang konsisten.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....