Pemerintah Dorong Label Gizi Nutri-Level untuk Cegah Penyakit

  • 15 Apr 2026 08:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) mendukung kebijakan pencantuman label gizi Nutri-Level sebagai upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang lebih sehat
  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menilai kebijakan tersebut penting mencegah penyakit akibat konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan
  • Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan hasil program Cek Kesehatan Gratis menunjukkan banyak anak di Indonesia sudah mengalami diabetes

RRI.CO.ID, Jakarta — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) mendukung kebijakan pencantuman label gizi Nutri-Level pada produk makanan dan minuman. Langkah ini dinilai penting untuk menyiapkan generasi muda lebih sehat sekaligus mencegah penyakit akibat konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, mengatakan upaya tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan yang dimulai dari hulu. “Ini bagian dari penyiapan dari hulunya. Sejak hulu kita kerja bersama-sama karena tidak bisa dilakukan sendirian,” ujar Wihaji dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu 15 April 2026.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat. Menurutnya, sinergi antarinstansi akan membuat program pencegahan penyakit lebih efektif dan berkelanjutan.

“Perintah Presiden jelas, kita harus kolaborasi. Tugas kementerian juga menyiapkan generasi, salah satunya dengan mencegah sejak awal,” katanya.

Wihaji menambahkan, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk pola hidup sehat. Ia menilai kebiasaan konsumsi makanan sehat harus ditanamkan sejak dini di lingkungan keluarga.

“Upaya menyehatkan generasi muda harus dimulai dari keluarga. Sebagai fondasi utama pembentukan pola hidup sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hasil program Cek Kesehatan Gratis menunjukkan tingginya kasus diabetes pada anak di Indonesia. “Dengan label tentang kadar gula, garam, dan lemak, masyarakat diharapkan lebih cermat dalam memilih makanan dan minuman,” kata Budi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kemendukbangga dalam memperkuat edukasi kesehatan berbasis keluarga. “Edukasi kesehatan perlu dimulai dari keluarga agar pencegahan penyakit dapat dilakukan sejak dini,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....