Anggota DPR Ajak Warga Kota Bekasi Daftar Program JKN-KIS
- 11 Apr 2026 00:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji menekankan kepesertaan JKN memiliki manfaat penting bagi masyarakat dalam bidang kesehatan.
- Oleh karena itu Nuroji mengajak dan mendorong masyarakat agar terdaftar sebagai peserta JKN.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji mengajak masyarakat Kota Bekasi ikut menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ajakan tersebut disampaikan saat sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Jumat, 10 April 2026.
Masyarakat membutuhkan kepesertaan tersebut agar memperoleh kepastian akses layanan kesehatan ketika tiba-tiba jatuh sakit. Keanggotaan aktif memastikan warga memperoleh akses pengobatan terbaik secara mudah tanpa khawatir masalah biaya finansial.
Nuroji menyebutkan banyak warga mengalami kesulitan biaya pengobatan akibat tidak memiliki kartu asuransi kesehatan negara. Politisi tersebut mendorong penduduk setempat agar segera mendaftar sebelum mereka benar-benar membutuhkan penanganan medis di rumah sakit.
"JKN ini penting, jadi kalau bisa segera mendaftar. Jangan sampai tiba-tiba bingung berobat saat terkena penyakit karena tidak terdaftar sebagai peserta JKN," katanya.
Menjadi peserta program kesehatan negara memberikan keuntungan besar bagi warga melalui iuran bulanan yang sangat terjangkau. Iuran ringan tersebut mampu menanggung biaya operasi jantung yang mahal hingga mencapai ratusan juta rupiah.
"Katakanlah iuran Rp35 ribu, tapi kita harus operasi jantung yang biayanya ratusan juta. Ini kan tidak sebanding dengan iuran yang kita keluarkan," katanya.
Warga kategori kurang mampu bisa bergabung menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Pemerintah akan menanggung biaya iuran bulanan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah disediakan sebelumnya.
"Kalau mampu ya daftar sebagai peserta mandiri, tapi kalau memang tidak mampu bisa daftar menjadi peserta PBI. Pokoknya jangan sampai tidak terdaftar sama sekali, baik berbayar atau gratis," ujarnya.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bekasi Kota Sudiyanti menyetujui pendapat Nuroji mengenai jaminan perlindungan. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu sedia perlindungan kesehatan sebelum tertimpa musibah.
"Penting banget, tapi mungkin sekarang banyak yang merasa tidak butuh. Tapi belakangan banyak yang tiba-tiba butuh, jadi sedia payung sebelum hujan," katanya.
Sudiyanti menjelaskan pendaftaran kini sangat mudah melalui layanan Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) pada ponsel. Warga tinggal menyertakan dokumen Kartu Keluarga serta kartu tanda penduduk.
"Bisa di rumah saja lewat Whatsapp gak perlu ke mana-mana. Kalau mau online ke kelurahan. Persyaratannya KK, KTP, nomor rekening untuk proses auto debet, nomor handphone yang didaftarkan dan memilih faskes apa kelas berapa," ujarnya.
Kegiatan kolaborasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama BPJS Kesehatan dihadiri ratusan warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....