Orang Tua Wajib Tahu, Ini Tujuh Cara Tangani Virus Campak pada Anak
- 24 Mar 2026 13:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebagian besar orang tua belum mengetahui cara penanganan virus campak pada anak
- Simak tujuh cara penanganan virus campak pada anak yang wajib diketahui para orang tua di Indonesia
- gejala campak meliputi demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah
- Perawatan di rumah bertujuan membantu meredakan gejala campak yang muncul
RRI.CO.ID, Jakarta - Masysrakat Indonesia, khususnya para orang tua, sangat mengkhawatirkan anak-anaknya terinfeksi virus campak. Terlebih, sebagian besar orang tua belum mengetahui cara penanganan virus campak pada anak.
Simak tujuh cara penanganan virus campak pada anak yang wajib diketahui para orang tua di Indonesia. Mengingat, campak merupakan penyakit menular yang sering menyerang anak-anak.
Melansir laman Kemenkes dan Halodoc, gejala campak meliputi demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Selain itu, muncul ruam khas pada kulit setelah beberapa hari.
Di Indonesia, campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kondisi ini terutama terjadi pada anak dengan imunisasi yang belum lengkap.
Meski terlihat ringan, campak memerlukan penanganan medis yang tepat. Orang tua juga dapat melakukan perawatan awal di rumah.
Perawatan di rumah bertujuan membantu meredakan gejala campak yang muncul. Langkah ini juga membuat anak merasa lebih nyaman selama masa sakit.
Sebagian masyarakat menganggap campak hanya penyakit ringan. Padahal, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius pada anak.
Berikut tujuh cara penanganan virus campak pada anak yang wajib diketahui para orang tua di Indonesia:
1. Meredakan Demam
Demam merupakan gejala utama ketika anak terkena campak. Untuk meredakan demam anak, para orang tua bisa memberikan ibuprofen atau paracetamol.
Obat tersebut, membantu menurunkan suhu tubuh, tetapi jangan lupa selalu perhatikan dosis yang sesuai. Hal yang perlu diingat, jangan memberikan obat aspirin pada anak di bawah usia 16 tahun.
2. Minum Banyak
Cara menangani campak pada anak bisa dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya. Saat terkena campak, tubuh rentan dehidrasi akibat demam dan keringat.
Oleh karena itu, minum air putih yang banyak atau minum jus buah dan teh herbal sangat dianjurkan. Semua itu, demi mengembalikan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.
3. Manfaatkan Humidifier
Humidifier adalah alat untuk melembapkan udara dengan cara menyemprotkan uap air.
Menggunakan humidifier dapat meredakan batuk dan sakit tenggorokan, serta membantu meredakan rasa tidak nyaman.
4. Jaga Area Mata
Saat terkena campak mata cenderung lebih sensitif sehingga menyebabkan mata berair dan mata merah. Untuk menjaga mata tetap bersih, bersihkan area mata dengan kapas yang dibasahi untuk menghilangkan kerak.
5. Konsumsi Vitamin A
Anak-anak dengan kadar vitamin A yang rendah memiliki kemungkinan terkena kasus campak yang lebih parah. World Health Organization (WHO) merekomendasikan, anak-anak mengonsumsi suplemen vitamin A, untuk mengurangi gejala dan komplikasi penyakit campak.
6. Penting Isolasi diri
Campak adalah penyakit yang mudah menular melalui udara. Mengisolasi diri merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penularan campak pada anak ke orang lain.
7. Istirahat Cukup
Cara menangani campak pada anak juga bisa dengan memperbanyak istirahat. Seperti penyakit lainnya, istirahat yang cukup akan membantu proses penyembuhan penyakit campak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....