Wamenkes Tinjau Posko Kesehatan Stasiun Gambir, Minta Waspadai Gejala Campak

  • 19 Mar 2026 10:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, meminta pada pemudik meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala penyakit campak. Hal itu diungkapkannya saat meninjau posko kesehatan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu 18 Maret 2026.

Wamenkes juga meminta pemudik segera melapor ke posko kesehatan yang ada jika mengalami gejala tersebut. “Segera lakukan isolasi mandiri agar tidak menulari keluarga di kampung halaman,” katanya.

Dante lalu menyebutkan jumlah pemudik yang menggunakan kereta api di Jakarta diprediksi mencapai sekitar 680 ribu orang. Menurut dia, jika ada yang sakit selama perjalanan, ini bisa menjadi masalah besar.

Wamenkes mengatakan hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak dialami para pemudik, disusul diabetes dan influenza. “Seluruh pemudik yang mengalami gangguan kesehatan dapat langsung memperoleh layanan medis dan obat-obatan secara gratis di posko,” ujarnya.

Dante juga mengingatkan pemudik untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem yang berpotensi menyebabkan heatstroke selama perjalanan. “Pastikan minum cukup, hindari paparan panas berlebih, dan gunakan pelindung diri,” ujarnya.

Wamenkes juga mengimbau pemudik yang merasa tidak kuat berpuasa dalam perjalanan boleh membatalkan puasanya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh pemudik selama perjalanan.

Selain penumpang, Dante menegaskan kondisi kesehatan petugas operasional kereta juga menjadi perhatian penting. Menurut data internal PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebanyak 277 petugas telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Ini penting karena kesehatan petugas, terutama masinis dan teknisi, sangat menentukan keselamatan ribuan pemudik,” ujarnya. Dari jumlah tersebut, 125 petugas dinyatakan laik bertugas, 133 laik dengan catatan, dan 19 tidak laik karena faktor kesehatan.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan minat masyarakat menggunakan kereta api untuk mudik Lebaran 2026 sangat tinggi. Menurut dia, tempat duduk untuk keberangkatan hingga 20 Maret 2026 sudah sangat menipis.

Franoto memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan kereta api akan terus meningkat. “Hal ini seiring masih berlangsungnya penjualan tiket yang dibuka hingga tengah malam,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....