TNI Sediakan CKG untuk Masyarakat dan Satgas di Wilayah3T
- 11 Feb 2026 16:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Wakapus Kesehatan TNI, Laksamana Pertama TNI, Tjahja Nurrobi mengatakan, CKG diberikan kepada satuan tugas (satgas) di wilayah 3T. Langkah ini diharapkan memperkuat deteksi dini penyakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Ia menjelaskan, fasilitas kesehatan TNI disiapkan mendukung program tersebut secara bertahap dan terintegrasi. Menurutnya, pemerataan akses kesehatan menjadi prioritas agar prajurit dan masyarakat terpencil mendapat layanan setara.
“CKG ini dimulai untuk TNI dan nantinya digunakan ke semua personel anggota TNI. Bahkan keluarganya sekalipun bisa melakukan CKG,” ujarnya di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu, 11 Februari 2026.
Menurutnya, integrasi dengan sistem ‘Satu Sehat’ mempermudah pencatatan serta pemantauan kondisi kesehatan peserta. Dengan sistem tersebut, hasil pemeriksaan dari berbagai wilayah dapat terhubung secara nasional.
“Semua fasilitas kesehatan TNI bisa diakses oleh masyarakat, tidak hanya TNI dan keluarganya. Cukup membawa KTP saja,” katanya
Ia menjelaskan, TNI memiliki lebih dari 600 fasilitas kesehatan tingkat pertama yang siap mendukung pelaksanaan CKG. Fasilitas tersebut tersebar di berbagai wilayah, termasuk sebagian berada di kawasan 3T.
“Untuk FKTP di TNI ada lebih dari 600 unit, dan akan kita daftarkan seluruhnya ke Satu Sehat. Sebagian fasilitas itu juga sudah berada di wilayah 3T,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Murti Utami, menyoroti pentingnya deteksi dini. Ia menyebut, pemeriksaan rutin membantu masyarakat menekan risiko penyakit tidak menular.
“Pemeriksaan kesehatan secara berkala membuat faktor risiko dapat diketahui lebih cepat. Dengan begitu, intervensi bisa dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih berat,” ucapnya.
Menurutnya, kolaborasi Kementerian Kesehatan dan TNI memperkuat jangkauan layanan hingga daerah terpencil. Ia berharap pendekatan jemput bola terus diperluas agar partisipasi masyarakat meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....