Mengenal Manfaat Gerakan Deadlift
- 01 Jan 2026 04:36 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Dalam dunia latihan beban, ada satu gerakan yang sering dianggap sebagai raja dari segala Latihan, yaitu deadlift. Di balik visual kekuatannya yang besar, deadlift menyimpan manfaat medis dan fisiologis yang jauh melampaui sekadar latihan otot. Tahukah anda? Latihan ini merupakan fondasi yang tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun ketahanan tulang, metabolisme, hingga fungsionalitas hidup sehari-hari.
Dari laman Healthline, secara teknis deadlift adalah latihan compound atau majemuk. Artinya, gerakan ini melibatkan hampir seluruh kelompok otot besar dalam satu tarikan. Saat anda melakukan gerakan ini, otot glutes (bokong), hamstrings (paha belakang), quadriceps (paha depan), hingga seluruh otot punggung bekerja secara bersama-sama. Namun, fungsi paling krusial dari gerakan ini adalah melatih "hip hinge" atau engsel pinggul.
Penelitian dengan judul “An electromyographic analysis of sumo and conventional style deadlifts” (2002) menunjukkan, bahwa gerakan ini lebih unggul daripada gerakan squat dalam mengaktifkan otot gluteus maximus dan kompleks hamstring. Otot-otot ini bukan hanya tentang estetika, tetapi merupakan motor penggerak kekuatan dari tubuh manusia.
Banyak orang menghindari deadlift karena takut akan mengalami cedera punggung. Padahal, jika dilakukan dengan teknik yang benar, deadlift justru menjadi pelindung terbaik bagi tubuh Anda. Kemampuan ini sangat penting untuk aktivitas harian, misalnya saat anda mengangkat kotak berat atau menggendong anak dari lantai agar beban tersebut tidak mencederai tulang belakang Anda.
Selain membantu anda dalam melatih otot, gerakan deadlift sejak dini dapat memberikan rangsangan pada otot untuk berkembang. Tujuannya merangsang tulang untuk menjadi lebih padat dan kuat, sehingga menurunkan risiko patah tulang di usia tua dan menjadi perisai anda terhadap osteoporosis.
Menariknya, deadlifts dapat menjadi terapi bagi anda yang sering kali mengalami nyeri punggung bawah. Deadlifts justru memperkuat otot-otot di sekitar tulang belakang melalui posisi tulang punggung yang netral dan stabil. Melatih diri dengan gerakan ini akan mampu mengurangi beban pada bantalan tulang belakang dalam jangka panjang.
Deadlift juga menjadi mesin pembakar kalori dan metabolisme, karena melibatkan begitu banyak otot sekaligus. Dalam melakukan gerakan deadlift, tubuh menggunakan energi yang sangat besar. Metabolisme tubuh anda akan meningkat drastis bahkan setelah latihan selesai, membantu proses pembakaran lemak menjadi lebih efisien dibandingkan latihan isolasi lainnya.
Hal penting dari Gerakan deadlift adalah, lakukan gerakan ini sesuai dengan metode yang tepat dan beban yang menyesuaikan dengan kemampuan anda. Jika anda merasa tidak kuat mengangkat beban, anda cukup melepaskan barbel ke lantai. Sehingga tidak ada risiko tertindih besi yang bisa berakibat fatal jika anda berlatih sendirian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....