Dampak Sering Tidur Jam 12 Malam

  • 28 Agt 2025 06:20 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong : Dalam gaya hidup modern yang serba cepat, tidur larut malam sering dianggap sebagai hal yang biasa, terutama di kalangan generasi muda. Namun, Tahukah Anda dampak dari kebiasaan rutin tidur di atas pukul 24.00 atau 12 Malam bagi kesehatan fisik dan mental.


Para ahli menyoroti bahwa jam biologis tubuh manusia (ritme sirkadian) secara alami didesain untuk tidur saat gelap dan bangun saat terang. Melawan ritme ini secara konsisten dengan tidur sangat larut dapat mengacaukan fungsi seluruh sistem tubuh


Dilansir Health Today Psikiater dari RSJ Dharma Graha, Dr. Amanda Wijaya. Menjelaskan bahwa tidur larut secara kronis erat kaitannya dengan peningkatan risiko gangguan kecemasan dan depresi.


"Tidur bukan sekadar istirahat. Otak kita memproses memori, mengatur emosi, dan 'membersihkan' racun sisa metabolisme selama tidur nyenyak. Jika fase ini terus-terusan dipersingkat atau diganggu, regulasi emosi menjadi tidak stabil dan stres lebih mudah muncul," ujarnya.


Selain itu, kemampuan kognitif seperti konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan memecahkan masalah juga terbukti menurun pada individu yang sering tidur larut. Hal ini berimbas langsung pada produktivitas dan prestasi akademis atau pekerjaan di keesokan harinya.


Tidur larut malam juga sering dikaitkan dengan pola makan yang tidak sehat, seperti ngemil makanan tinggi gula dan lemak. Kombinasi kurang tidur dan pola makan buruk ini menjadi bibit untuk masalah metabolisme.


Sebuah studi dalam jurnal Sleep Medicine bahkan menyebutkan bahwa individu "night owl" (orang yang aktif di malam hari) memiliki kecenderungan yang lebih tinggi terhadap sindrom metabolik dibandingkan "early bird" (orang yang aktif di pagi hari), meski dengan durasi tidur yang sama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....