Mengenal Gejala Tiny CEO Syndrome Pada Anak

  • 18 Jun 2025 13:09 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Gaya pengasuhan (parenting) merujuk pada berbagai pendekatan yang digunakan orang tua dalam mendidik dan membimbing anak-anak mereka. Ada empat gaya pengasuhan utama yaitu otoriter, permisif, otoritatif, dan tidak terlibat (uninvolved).

Masing-masing gaya ini memiliki ciri khas dalam hal kontrol, kehangatan, dan komunikasi antara orang tua dan anak. Penting untuk dicatat bahwa tidak ada satu gaya pengasuhan yang terbaik untuk semua anak dan keluarga.

Orang tua perlu mempertimbangkan kepribadian anak, usia, dan situasi keluarga saat memilih gaya pengasuhan yang paling sesuai. Selain itu, gaya pengasuhan juga dapat berubah seiring waktu dan perkembangan anak.

Namun saat ini mulai banyak ditemui gejala "Tiny CEO Syndrome" pada anak-anak akibat pola asuh yang kurang tepat. Ini bukan istilah medis atau istilah yang diakui secara resmi. Namun acapkali digunakan secara informal untuk menggambarkan kondisi anak-anak yang memiliki kecenderungan untuk berperilaku seperti pemimpin atau orang dewasa dalam situasi tertentu, seringkali tanpa adanya bimbingan atau batasan yang tepat.

Mereka mungkin mencoba mengendalikan situasi, membuat keputusan, atau mengarahkan orang lain, bahkan ketika itu tidak sesuai dengan usia dan pengalaman mereka. Adapun beberapa ciri-ciri yang mungkin terkait dengan "Tiny CEO Syndrome" adalah Berusaha mengendalikan situasi dengan mencoba mengambil alih permainan, diskusi, atau kegiatan kelompok, bahkan ketika mereka tidak memiliki otoritas atau pengetahuan yang cukup.

Mereka bahkan berani membuat keputusan untuk orang lain, siapa yang harus bermain apa, atau bagaimana suatu tugas harus diselesaikan, tanpa mempertimbangkan perspektif atau keinginan orang lain. Hal ini menciptakan anak yang kurang empati, dan cenderung mendominasi percakapan atau interaksi, bahkan seringkali dengan mengabaikan atau meremehkan orang lain.

Hal lain yang juga timbul adalah anak menjadi kurang fleksibel dengan lingkungan, mereka mungkin kesulitan menerima perubahan rencana atau ide-ide baru. Serta mungkin menjadi frustrasi ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan mereka.

Perilaku ini tidak selalu berarti anak memiliki "Tiny CEO Syndrome"namun perilaku ini bisa menjadi bagian dari perkembangan normal, atau mungkin disebabkan oleh faktor-faktor lain. Seperti temperamen, lingkungan keluarga, atau pengalaman sosial. Apabila kecenderungan anak melakukan hal-hal tersebut diatas secara konsisten dan sulit untuk diarahkan, maka ini patut diwaspadai.

"Tiny CEO syndrome" pada orang dewasa digunakan untuk menggambarkan sikap seorang manajer atau pemimpin yang sangat detail-oriented dan cenderung mengendalikan setiap aspek pekerjaan tim. Bahkan hal-hal kecil yang seharusnya didelegasikan.

Mereka mungkin merasa perlu untuk ikut campur dalam setiap keputusan, memberikan instruksi rinci untuk setiap tugas, dan mengawasi setiap langkah bawahan, seolah-olah mereka adalah "CEO" dari proyek kecil tersebut. Istilah ini menyiratkan bahwa perilaku ini tidak efektif dan bisa jadi kontraproduktif, menghambat kreativitas dan otonomi anggota tim, serta menciptakan beban kerja yang tidak perlu bagi manajer.

Pemimpin yang micromanaging, sulit mendelegasikan, kontrol berlebihan, kecenderungan untuk memberikan instruksi rinci, kurangnya kepercayaan pada tim dapat menurunkan motivasi anggota tim. Juga menghambat kreativitas, dan menghabiskan waktu serta energi manajer yang seharusnya dialokasikan untuk tugas-tugas yang lebih strategis.

Sebagai orangtua kita harus jeli memperhatikan perilaku anak, dan hindari kebiasaan yang mendominasi lingkungan karena akan mencetak pribadi yang masuk dalam kategori "Tiny CEO syndrome". Jika perilaku ini menjadi masalah yang signifikan dalam kehidupan anak, atau jika orang tua merasa khawatir tentang dampaknya, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional, seperti psikolog anak atau terapis, untuk mendapatkan dukungan dan bimbingan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....