KBRN, Nunukan: Cuka apel telah dikonsumsi sejak 5000 SM. Secara historis, cuka ini digunakan untuk berbagai tujuan berbeda, misalnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan pada zaman Yunani kuno, Hippocrates mencampurnya dengan sedikit madu untuk mengobati batuk dan pilek. Pada abad ke-17, orang Eropa mulai menggunakan cuka sebagai obat. Mereka mengolahnya menjadi sirup dan antiseptik, serta obat kumur untuk membunuh kuman.
Saat ini, cuka apel kembali menjadi sorotan dan mendapatkan pengakuan yang layak karena beragam khasiatnya untuk kesehatan. Tidak hanya dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengobati berbagai penyakit, cuka apel juga dapat ditambahkan ke dalam salad, bumbu, atau sebagai pembersih dan disinfektan rumah tangga alami yang efektif.
Cuka apel termasuk herbal serbaguna yang disebut-sebut memiliki banyak manfaat. Bahan yang dikenal sejak zaman Yunani kuno ini bahkan tidak hanya berguna sebagai makanan, tapi juga obat radisional.
Khasiat lainnya dari cuka apel adalah biasanya lebih banyak berkaitan dengan makanan. Namun, National Psoriasis Foundation baru-baru ini berhasil menemukan manfaat cuka apel sebagai obat psoriasis alami, terutama untuk psoriasis pada kulit kepala.
Cuka apel memiliki sifat antiseptik yang membantu mengurangi iritasi dan gatal akibat psoriasis. Beberapa orang bahkan telah mengalami penurunan gejala psoriasis setelah menggunakan cuka apel selama beberapa minggu. (Sumber: sehatnegeriku.kemkes.go.id)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....