Golongan Darah Yang Sulit Didapatkan
- 18 Feb 2025 11:57 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Golongan darah yang paling sulit didapatkan adalah golongan darah AB negatif (AB-). Kelangkaan ini disebabkan oleh dua faktor utama:
- Populasi yang Sangat Sedikit:
- Golongan darah AB- adalah golongan darah paling langka di dunia. Hanya sekitar 0,6% dari populasi global yang memiliki golongan darah ini.
- Di Indonesia, persentase pemilik golongan darah AB- bahkan lebih kecil, sekitar 0,5% dari total populasi.
- Pemilik golongan darah AB- hanya bisa menerima donor dari golongan darah AB- atau O- (karena O- adalah golongan darah universal untuk donor sel darah merah).
- Namun, pemilik golongan darah AB- bisa mendonorkan darahnya kepada semua golongan darah AB (baik AB+ maupun AB-).
Golongan Darah Langka Lainnya:
Selain AB-, beberapa golongan darah lain juga relatif sulit didapatkan pendonornya, antara lain:
- B negatif (B-) : Hanya sekitar 1,5% dari populasi global.
- A negatif (A-) : Sekitar 6% dari populasi global.
- O negatif (O-) : Sekitar 7% dari populasi global, tetapi sering dicari karena sifatnya yang universal (bisa didonorkan ke semua golongan darah).
Mengapa Golongan Darah Negatif Langka?
Golongan darah negatif (Rh-) lebih langka karena faktor genetik. Sistem Rh (Rhesus) ditentukan oleh ada atau tidaknya antigen D pada sel darah merah. Orang dengan Rh- tidak memiliki antigen D, dan ini lebih jarang ditemukan dibandingkan Rh+.
Tantangan dalam Mencari Pendonor:
- Jumlah Pendonor Terbatas: Karena jumlah pemilik golongan darah langka sangat sedikit, stok darah seringkali tidak mencukupi.
- Kesadaran Masyarakat Rendah: Banyak orang tidak mengetahui golongan darah mereka sendiri, apalagi pentingnya menjadi pendonor rutin.
- Ketergantungan pada Pendonor Rutin: Lembaga seperti PMI (Palang Merah Indonesia) mengandalkan pendonor rutin untuk menjaga stok darah, terutama golongan darah langka.
Solusi untuk Mengatasi Kelangkaan:
- Donor Darah Rutin: Jika kamu memiliki golongan darah langka, pertimbangkan untuk menjadi donor darah rutin.
- Bank Darah: Lembaga seperti PMI biasanya memiliki bank darah untuk menyimpan stok golongan darah langka.
- Edukasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya donor darah dan golongan darah langka.
Jika kamu memiliki golongan darah langka, pastikan untuk selalu memeriksa ketersediaan stok darah di PMI atau rumah sakit terdekat, terutama jika membutuhkan transfusi darah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....