Bahaya Begadang Ancam Kesehatan Tubuh

  • 09 Jun 2026 21:23 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Begadang atau kurang tidur masih menjadi kebiasaan banyak masyarakat di era digital saat ini. Kebiasaan ini dapat mengganggu ritme tubuh dan berdampak serius pada kesehatan otak, jantung, serta sistem imun.

Kurang tidur memengaruhi fungsi otak terutama pada bagian korteks prefrontal yang mengatur fokus dan pengambilan keputusan. Kondisi ini juga membuat emosi lebih mudah meledak karena kontrol dari otak melemah sementara respons amigdala meningkat.

Selain itu, proses konsolidasi memori saat tidur juga terganggu ketika seseorang sering begadang. Akibatnya kemampuan belajar menurun dan informasi lebih sulit disimpan secara optimal oleh otak.

dikutip dari laman ayosehat.kemkes.go.id pada Rabu, 9 Juni 2026, kurang tidur dapat melemahkan sistem imun dan meningkatkan risiko peradangan dalam tubuh. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi serta memperlambat proses pemulihan.

Gangguan tidur juga memengaruhi keseimbangan hormon seperti leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Ketidakseimbangan ini dapat meningkatkan risiko obesitas serta memicu gangguan metabolik seperti diabetes.

Dari sisi jantung, begadang dapat mengganggu ritme sirkadian yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan detak jantung. Paparan cahaya biru dari layar juga dapat menekan produksi melatonin sehingga kualitas tidur semakin menurun.

Kebiasaan begadang yang terus berulang dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan fisik dan mental. Disiplin menjaga waktu tidur menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi otak, metabolisme, dan daya tahan tubuh tetap optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....