Waspadai Bahaya Karbon Monoksida
- 03 Jun 2026 07:34 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Karbon monoksida sering disebut sebagai silent killer karena tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak menimbulkan iritasi saat terhirup. Meski sulit dideteksi oleh indera manusia, gas ini dapat membahayakan kesehatan dalam waktu singkat jika terakumulasi di ruang tertutup.
Belakangan ini, beberapa kasus keracunan karbon monoksida kembali menjadi sorotan setelah menimbulkan korban jiwa saat berkemah maupun beraktivitas di dalam ruangan. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ancaman karbon monoksida dapat muncul dari aktivitas yang tampak biasa dan aman.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), karbon monoksida terbentuk dari proses pembakaran yang tidak sempurna pada bahan bakar seperti gas, kayu, arang, minyak tanah, maupun bensin. Gas ini dapat berasal dari kompor portable, generator listrik, kendaraan bermotor, hingga pemanas air berbahan bakar gas.
Bahaya karbon monoksida muncul ketika gas tersebut masuk ke dalam aliran darah dan menghambat distribusi oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, seseorang dapat mengalami sakit kepala, pusing, mual, lemas, hingga kehilangan kesadaran tanpa menyadari penyebabnya.
Risiko keracunan meningkat ketika alat pembakaran digunakan di tempat dengan ventilasi yang buruk, seperti tenda tertutup, kamar mandi, atau ruangan minim sirkulasi udara. Karena itu, penggunaan kompor portable maupun water heater gas perlu memperhatikan aliran udara yang memadai agar gas buang tidak terperangkap.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memastikan setiap peralatan berbahan bakar berfungsi dengan baik dan digunakan sesuai petunjuk. Pemeriksaan rutin serta penyediaan ventilasi yang cukup menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko paparan karbon monoksida.
Kesadaran terhadap bahaya karbon monoksida menjadi penting karena ancamannya tidak selalu terlihat. Dengan mengenali sumbernya dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....