Gubernur Sultra Beri Tiga Arahan saat Lantik 104 Pejabat

  • 22 Sep 2026 04:29 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melantik dan mengambil sumpah jabatan 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra, Senin (21 September 2026).

Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Sebanyak 104 pejabat yang dilantik terdiri atas 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 27 Pejabat Administrator, 10 Pejabat Pengawas, 32 Pejabat Fungsional, serta 25 Kepala Sekolah SMA/SMK.

Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menyampaikan tiga penekanan kepada pejabat yang baru dilantik.

Pertama, setiap program dan kegiatan pemerintah harus menghasilkan capaian yang memberikan dampak dan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Program tidak boleh lagi bersifat top-down, tetapi harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kedua, target dan sasaran kinerja yang telah ditetapkan harus benar-benar diwujudkan. Perjanjian kinerja tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus dilaksanakan secara jujur, benar dan konsisten.

Ketiga, setiap rupiah anggaran pemerintah merupakan uang rakyat yang harus dikelola secara efektif, efisien, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Gubernur mengatakan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi dan pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).

“Mutasi dan promosi jabatan yang baru saja dilaksanakan merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam menerapkan sistem merit untuk pembinaan karier ASN dan kebutuhan organisasi perangkat daerah berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas,” ujarnya.

Andi Sumangerukka juga meminta pejabat yang dilantik segera memahami tugas dan fungsi, membangun koordinasi, bekerja secara terukur serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

Ia menekankan perubahan pola pikir ASN, dari sekadar menjalankan rutinitas menjadi aparatur yang berorientasi pada capaian dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Khusus kepala sekolah pada klaster SMA unggulan Provinsi Sultra, Gubernur meminta pengelolaan sekolah diarahkan pada peningkatan kualitas peserta didik dan guru.

Menurutnya, sekolah unggulan harus mampu melahirkan generasi muda Sultra yang unggul dalam ilmu pengetahuan, karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas dan daya saing.

Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan para pejabat bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, disiplin dan penuh integritas.

“Pejabat yang baik tidak bertanya, keuntungan apa yang bisa saya peroleh dari jabatan ini, tetapi manfaat apa yang bisa saya berikan melalui jabatan itu,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....