Cara Anak Muda Mengatasi Pikiran Berlebihan
- 21 Sep 2026 08:43 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pikiran berlebihan atau overthinking cukup sering menjadi tantangan bagi anak muda. Cara mengelola pikiran dan menjaga keseimbangan emosi menjadi pembahasan dalam program Spada Pro 2, Senin, 21 September 2026, bersama Yuliana, M.Si., M.Psi., Psikolog, Sekretaris HIMPSI Sulawesi Tenggara, dengan penyiar Isa.
Dalam dialog tersebut, Yuliana menjelaskan pentingnya mengenali penyebab munculnya pikiran berlebihan. Kekhawatiran mengenai masa depan, tekanan lingkungan, masalah pertemanan, pendidikan, pekerjaan, hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain dapat memicu overthinking.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan anak muda yaitu memberikan jeda ketika pikiran mulai terasa penuh. Mengalihkan perhatian melalui kegiatan positif, berolahraga, beristirahat, menjalankan hobi, atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks dapat membantu.
Yuliana juga mendorong anak muda untuk membedakan persoalan yang dapat dikendalikan dengan hal-hal di luar kendali. Energi dan perhatian dapat diarahkan pada tindakan nyata yang mampu dilakukan saat ini.
| Baca juga: Lingkungan Belajar Ramah Anak Autisme |
Berbicara dengan orang yang dipercaya juga dapat menjadi cara untuk mengurangi beban pikiran. Lingkungan yang suportif dapat membantu seseorang melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih luas.
Dalam perbincangan bersama Isa, Yuliana turut mengingatkan pentingnya mencari bantuan profesional ketika pikiran berlebihan mulai mengganggu aktivitas, hubungan sosial, pola tidur, atau keseharian.
Melalui pembahasan di Spada Pro 2, anak muda diajak lebih mengenali pola pikir, mengelola kekhawatiran, dan menjalani setiap proses kehidupan secara bertahap tanpa terus terjebak dalam pikiran yang berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....