Pemkot Kendari Klarifikasi Jembatan Bambu di Wundumbatu

  • 17 Sep 2026 16:51 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Jembatan bambu di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, yang viral di media sosial karena disebut sebagai akses siswa menuju SMPN 20 Kendari ternyata merupakan akses kebun milik warga dan bukan jalan umum maupun akses utama menuju sekolah, Kamis 17 September 2026.

Hal tersebut diketahui setelah Pemerintah Kecamatan Poasia bersama pemerintah kelurahan meninjau langsung lokasi jembatan yang berada di belakang kawasan sekolah.

Camat Poasia Surianty mengatakan jembatan tersebut dibuat oleh pemilik kebun sebagai akses menuju lahan miliknya agar tidak perlu memutar karena lokasi kebun berada di belakang kawasan sekolah.

“Setelah kami cek di lapangan, jalan itu bukan jalan umum. Itu merupakan jalan kebun yang dibuat oleh pemilik kebun,” jelas Surianty.

Dalam perkembangannya, jalur tersebut dimanfaatkan sejumlah siswa yang tinggal di sekitar belakang kawasan sekolah karena jaraknya lebih dekat, meski bukan merupakan akses resmi menuju SMPN 20 Kendari.

Surianty menjelaskan akses utama menuju sekolah tersedia dalam kondisi baik dan telah teraspal, serta berada cukup dekat dengan permukiman warga sehingga dapat digunakan siswa untuk menuju sekolah.

Pihak sekolah juga telah mengimbau siswa agar tidak menggunakan jembatan bambu tersebut karena bukan jalan umum dan kondisinya dinilai tidak aman.

Lurah Wundumbatu Jeriyanto mengatakan pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan RT dan lingkungan sekolah untuk menyampaikan imbauan kepada siswa agar tidak lagi menggunakan jalur tersebut.

“Kami sudah menyampaikan imbauan kepada anak-anak sekolah agar tidak melewati jembatan tersebut. Jalur itu bukan akses resmi menuju sekolah dan kondisinya juga tidak aman,” ujarnya.

Sementara itu, akses utama menuju SMPN 20 Kendari berada di Jalan Ruruhi, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, yang dapat digunakan sebagai jalur menuju sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....