Dari Hiburan menuju Masalah Keuangan
- 17 Sep 2026 09:16 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Judi online yang awalnya dipandang sebagai hiburan dapat berkembang menjadi persoalan keuangan ketika dilakukan secara berulang dan tanpa mempertimbangkan kemampuan finansial. Kemudahan akses melalui perangkat digital turut membuat aktivitas perjudian semakin mudah dijangkau masyarakat.
Topik tersebut dibahas dalam Dialog Sultra Siang Pro 1 bersama Iptu Muhammad Syarif, CH SH MH CEH, Kanit 1 Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra, serta Imam Adicipto Nursantoso, Asisten Manajer Senior PEPK LMST OJK Sultra, dengan penyiar Sofi, Rabu, 16 September 2026.
Dalam dialog, Muhammad Syarif membahas judi online dari sisi keamanan dan risiko aktivitas perjudian di ruang digital. Berbagai platform dapat menawarkan permainan dengan akses yang mudah serta promosi yang menarik perhatian pengguna.
Kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kewaspadaan. Aktivitas yang dimulai dengan nominal kecil dapat berubah menjadi pengeluaran yang lebih besar ketika dilakukan berulang kali, terutama saat muncul keinginan untuk mengejar kemenangan setelah mengalami kekalahan.
Dari sisi literasi keuangan, Imam Adicipto Nursantoso menekankan pentingnya kemampuan masyarakat dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran. Setiap penggunaan uang perlu mempertimbangkan prioritas kebutuhan serta kemampuan finansial.
Pengeluaran untuk judi online berpotensi mengurangi alokasi dana untuk kebutuhan pokok, tabungan, maupun tujuan keuangan lainnya. Kondisi tersebut dapat semakin berat apabila aktivitas perjudian menggunakan uang yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari.
Sofi sebagai penyiar turut mengarahkan pembahasan mengenai bagaimana masyarakat dapat mengenali perubahan dari aktivitas hiburan menjadi kebiasaan yang mulai memberikan dampak terhadap kondisi keuangan.
Muhammad Syarif mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan cepat maupun berbagai bentuk promosi perjudian di ruang digital. Sementara itu, peningkatan literasi keuangan dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali risiko dan menjaga pengeluaran tetap sesuai kemampuan.
Melalui Dialog Sultra Siang Pro 1, edukasi mengenai judi online dari sisi keamanan dan keuangan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Hiburan seharusnya tidak mengorbankan kebutuhan utama maupun kestabilan kondisi finansial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....