Judi Online Bukan Hiburan Gratis

  • 17 Sep 2026 08:04 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Judi online kerap dipandang sebagai bentuk hiburan yang dapat dilakukan dengan mudah melalui perangkat digital. Namun, aktivitas tersebut memiliki risiko finansial karena setiap permainan dapat melibatkan pengeluaran uang dan berpotensi menimbulkan kerugian.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Dialog Sultra Siang Pro 1, Rabu, 16 September 2026, bersama Iptu Muhammad Syarif, CH SH MH CEH, Kanit 1 Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra, dan Imam Adicipto Nursantoso, Asisten Manajer Senior PEPK LMST OJK Sultra, dengan penyiar Sofi.

Dalam dialog, Muhammad Syarif menjelaskan kemudahan akses menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai dalam aktivitas judi online. Platform perjudian dapat diakses melalui telepon seluler dan jaringan internet, sehingga pengguna dapat melakukan permainan secara berulang.

Berbagai promosi, bonus, serta tawaran kemenangan dapat membuat judi online terlihat seperti hiburan dengan biaya yang ringan. Namun, pengeluaran dapat terus bertambah ketika permainan dilakukan berkali-kali atau ketika seseorang berusaha mengejar uang yang telah hilang.

Dari sisi keuangan, Imam Adicipto Nursantoso mengingatkan pentingnya masyarakat mempertimbangkan kemampuan finansial sebelum mengeluarkan uang. Pengeluaran untuk aktivitas yang berisiko menimbulkan kerugian dapat mengurangi dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan utama.

Kondisi keuangan dapat semakin terganggu ketika aktivitas perjudian mulai menggunakan dana kebutuhan sehari-hari, tabungan, maupun sumber dana lain. Pengeluaran yang dilakukan secara berulang juga dapat membuat anggaran pribadi atau keluarga menjadi tidak seimbang.

Muhammad Syarif mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap judi online sebagai sarana mendapatkan penghasilan. Tawaran keuntungan cepat tidak menghilangkan risiko kehilangan uang, terlebih ketika aktivitas dilakukan secara terus-menerus.

Sementara itu, peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam mencegah masyarakat terjebak pada pengeluaran yang tidak terkendali. Masyarakat perlu memahami perbedaan antara kebutuhan, hiburan, dan aktivitas yang memiliki risiko finansial.

Sofi sebagai penyiar turut mengarahkan pembahasan mengenai pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menggunakan layanan digital. Penggunaan internet yang bijak perlu disertai kemampuan mengenali berbagai bentuk penawaran yang dapat berdampak pada kondisi keuangan.

Melalui Dialog Sultra Siang Pro 1, masyarakat diajak memahami bahwa judi online bukan sekadar hiburan tanpa konsekuensi. Setiap pengeluaran memiliki dampak terhadap kondisi finansial, sehingga keputusan menggunakan uang perlu dipertimbangkan secara matang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....