Jaringan Internet Terbatas Hambat Pembelajaran Digital SRT Kendari

  • 14 Sep 2026 20:26 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Kendari jenjang SMA masih menghadapi kendala jaringan internet untuk menunjang proses pembelajaran berbasis teknologi. Kondisi tersebut menjadi perhatian sekolah karena sejumlah fasilitas pembelajaran yang tersedia membutuhkan koneksi internet agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kepala SRT 2 Kendari Jenjang SMA, Yeni Alexander, mengatakan secara umum fasilitas dasar yang dibutuhkan siswa telah tersedia. Perlengkapan ibadah, peralatan belajar, perlengkapan kebersihan diri, serta sejumlah fasilitas pendukung kegiatan sekolah telah disiapkan.

“Persediaan untuk saat ini semua sudah lengkap. Ada laptopnya untuk siswa lama, sementara siswa baru belum karena masih dalam perjalanan,” ujarnya, Senin, 14 September 2026.

Ia menjelaskan, siswa baru nantinya juga akan memperoleh laptop sebagai salah satu fasilitas penunjang pembelajaran. Selain perangkat teknologi, perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, dan seragam juga masih dalam proses pengiriman ke sekolah.

Namun, di tengah ketersediaan berbagai fasilitas tersebut, akses jaringan internet masih menjadi persoalan yang cukup dirasakan dalam kegiatan belajar mengajar. Keterbatasan tersebut terutama disebabkan tidak tersedianya sinyal seluler di lokasi sekolah.

“Kendalanya hanya sinyal seluler yang tidak ada,” tambahnya.

Menurut Yeni, kondisi tersebut berdampak terhadap pemanfaatan sejumlah fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Salah satunya penggunaan smartboard yang membutuhkan koneksi internet untuk mendukung proses pembelajaran di dalam kelas.

Selain itu, kegiatan pembelajaran komputer juga membutuhkan akses internet agar siswa dapat memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran digital. Keterbatasan jaringan membuat pemanfaatan fasilitas teknologi yang telah disiapkan belum dapat dilakukan secara maksimal.

Pihak sekolah sebelumnya telah menerima perangkat Orbit sebagai solusi sementara untuk menyediakan akses internet sambil menunggu pemasangan jaringan Wi-Fi. Namun, perangkat tersebut belum dapat dimanfaatkan karena tidak tersedianya sinyal seluler di sekitar sekolah.

“Orbit sudah diberikan untuk dipakai dulu sebelum Wi-Fi terpasang, tetapi Orbit-nya tidak bisa digunakan karena tidak ada sinyal sama sekali di sini,” jelas Yeni.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, SRT 2 Kendari kini menyiapkan penggunaan jaringan Starlink. Perangkat pendukung layanan internet tersebut disebut telah tiba di sekolah sejak Jumat pekan lalu dan saat ini tinggal menunggu teknisi melakukan pemasangan.

Yeni mengatakan kehadiran jaringan internet menjadi kebutuhan penting seiring dengan mulai digunakannya teknologi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Koneksi internet diperlukan untuk mendukung penggunaan smartboard, pembelajaran komputer, maupun berbagai aktivitas pembelajaran digital lainnya.

Selain persoalan jaringan, sekolah juga masih menyelesaikan sejumlah fasilitas penunjang praktik siswa. SRT 2 Kendari telah memiliki laboratorium kimia, biologi, dan fisika yang disiapkan untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik.

Namun, sejumlah bagian laboratorium masih dalam tahap penyelesaian, termasuk instalasi listrik dan beberapa pekerjaan pendukung lainnya. Kondisi tersebut membuat siswa belum sepenuhnya dapat menggunakan laboratorium untuk kegiatan praktik.

“Laboratorium kimia, biologi, fisika lengkap. Sementara pembangunan laboratorium fisika dan biologi masih belum selesai. Jadi mereka praktiknya di kelas dulu sampai semuanya selesai, termasuk listrik dan pemasangan lainnya,” ungkap Yeni.

Meski masih terdapat sejumlah keterbatasan, Yeni memastikan proses belajar mengajar di SRT 2 Kendari tetap berjalan. Sekolah berupaya memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung dan siswa tetap memperoleh materi serta tugas dari guru.

Menurutnya, keterbatasan jaringan maupun fasilitas yang masih dalam tahap penyelesaian tidak boleh menghentikan aktivitas pembelajaran. Sekolah terus menyesuaikan pelaksanaan kegiatan belajar dengan kondisi fasilitas yang tersedia.

Dengan sebagian besar kebutuhan dasar siswa telah terpenuhi, penyediaan akses internet menjadi salah satu prioritas yang diharapkan segera terealisasi. Pemasangan Starlink diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan sinyal sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Koneksi internet yang memadai nantinya diharapkan dapat membuat fasilitas seperti smartboard dan perangkat komputer digunakan secara lebih optimal. Dengan demikian, siswa SRT 2 Kendari dapat memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih mendukung pemanfaatan teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....