Mutiara Pagi: Takwa dan Tawakal Bekal Jalani Kehidupan

  • 12 Sep 2026 13:32 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Takwa dan tawakal merupakan dua sikap penting yang perlu dimiliki setiap muslim dalam menjalani kehidupan. Takwa mengajarkan manusia untuk senantiasa menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya, sementara tawakal mengajarkan seseorang untuk menyerahkan hasil dari setiap usaha kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara sungguh-sungguh.

Hal tersebut disampaikan Awardin, S.Pd.I., M.Ag., saat menjadi narasumber program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Kendari, Sabtu 12 September 2026, dengan topik Takwa dan Tawakal. Menurutnya, ketakwaan tidak hanya terlihat dari ibadah seseorang, tetapi juga dari bagaimana ia menjaga sikap, ucapan dan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari.

Awardin menjelaskan, Allah SWT telah mengingatkan manusia mengenai pentingnya takwa melalui QS. Al-Baqarah ayat 197 yang menyebutkan bahwa sebaik-baik bekal adalah takwa. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa dalam menjalani kehidupan, manusia tidak cukup hanya mempersiapkan bekal berupa materi, tetapi juga membutuhkan bekal spiritual yang dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai keadaan.

“Takwa itu melaksanakan seluruh kewajiban, melaksanakan seluruh perintah Allah SWT dan menjaga diri dari apa yang dilarang oleh Allah,” jelas Awardin. Ia menambahkan, ketika ketakwaan tumbuh dalam diri seseorang, maka nilai-nilai agama akan menjadi pedoman dalam menentukan pilihan dan menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Sementara itu, tawakal menurut Awardin merupakan sikap menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT setelah seseorang melakukan usaha. Tawakal bukan berarti pasrah tanpa melakukan apa-apa, melainkan tetap berikhtiar dengan sungguh-sungguh, berdoa, kemudian menerima apa pun hasil yang telah ditetapkan Allah SWT dengan hati yang lapang.

Awardin juga mengingatkan bahwa rezeki dari Allah SWT memiliki bentuk yang sangat luas dan tidak selalu berupa materi. Anak, kesehatan, kesempatan untuk bekerja, tidak merasakan kelaparan, hingga dipertemukan dengan orang-orang baik merupakan bagian dari rezeki yang terkadang luput dari perhatian manusia. “Anak itu rezeki, kita tidak pernah merasakan lapar juga rezeki, ketemu dengan orang baik itu juga rezeki. Banyak sekali bentuk rezeki yang terkadang tidak kita sadari,” ungkapnya.

Dalam dialog tersebut, Awardin turut menjelaskan hubungan antara takwa dan tawakal dengan merujuk pada QS. At-Talaq ayat 2-3. Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa orang yang bertakwa akan diberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka, sementara orang yang bertawakal kepada Allah akan dicukupkan keperluannya. Hal ini menunjukkan bahwa ketakwaan dan tawakal menjadi bagian penting dalam membangun keyakinan seorang muslim kepada Allah SWT.

Karena itu, Awardin mengajak umat Islam untuk meningkatkan takwa melalui langkah-langkah sederhana, mulai dari menjaga salat lima waktu, menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, memperbanyak doa, bersyukur dan melakukan introspeksi diri. Setiap usaha hendaknya dilakukan secara maksimal, namun hasil akhirnya tetap diserahkan kepada Allah SWT. Dengan takwa sebagai pedoman dan tawakal sebagai kekuatan hati, seseorang diharapkan mampu menghadapi kehidupan dengan lebih tenang, tidak mudah kecewa, serta senantiasa meyakini bahwa setiap ketentuan Allah SWT memiliki hikmah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....