Hasil Pemetaan Digital Jadi Dasar Pelatihan ASN Sultra

  • 25 Agt 2026 21:42 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan pemetaan kompetensi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai dasar menyusun program pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing aparatur.

Pemetaan tersebut dilakukan melalui Pengukuran Kompetensi Digital ASN Lingkup Pemprov Sultra yang dijadwalkan pada 26 Agustus 2026 dengan sasaran lebih dari 24.700 ASN.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengatakan selama ini penentuan peserta pelatihan digital belum sepenuhnya didasarkan pada data mengenai kemampuan masing-masing aparatur.

Karena itu, pengukuran kompetensi diperlukan agar pemerintah tidak lagi menentukan kebutuhan pelatihan hanya berdasarkan perkiraan, tetapi memiliki data yang dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan.

“Selama ini pelatihan-pelatihan digital belum semuanya berdasarkan kajian. Kadang kita menentukan siapa yang mengikuti pelatihan berdasarkan perkiraan atau subjektivitas. Melalui pengukuran ini kita bisa mengetahui siapa yang perlu ditingkatkan kompetensinya dan jenis pelatihan apa yang sesuai,” jelasnya , Selasa 25 Agustus 2026.

Menurutnya, hasil pengukuran akan menunjukkan tingkat kompetensi digital ASN secara lebih objektif. Dari data tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi aparatur yang membutuhkan peningkatan kemampuan pada aspek tertentu.

Pendekatan berbasis data tersebut dinilai penting agar pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan. ASN yang telah memiliki kemampuan tertentu tidak harus mendapatkan materi yang sama dengan aparatur yang masih membutuhkan penguatan dasar.

Andi menjelaskan, pengukuran kompetensi digital bukan ditujukan untuk menguji atau menentukan kelulusan ASN. Fokus kegiatan adalah memperoleh gambaran mengenai tingkat literasi digital dan kemampuan aparatur dalam memanfaatkan teknologi.

“Ini untuk melihat gambaran seberapa terliterasinya ASN kita dalam konteks teknologi digital. Jadi yang kita cari bukan siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana kondisi kompetensi digital ASN kita secara keseluruhan,” katanya.

Hasil pemetaan tersebut juga akan menjadi salah satu dasar pembentukan Gugus Tugas Talenta Digital ASN yang nantinya ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Sultra.

Selain pemetaan, Pemprov Sultra telah menyiapkan kerja sama pelatihan teknis digital dengan BBLSDM Komdigi Makassar. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi tindak lanjut setelah pemerintah memperoleh hasil pengukuran kompetensi.

Penguatan kapasitas aparatur menjadi penting karena transformasi pemerintahan digital tidak cukup hanya dengan menyediakan aplikasi dan sistem. Aparatur sebagai pengguna teknologi juga harus memiliki kemampuan untuk mengoperasikan dan memanfaatkan sistem secara efektif.

Pemerintah daerah nantinya dapat menggunakan data hasil pemetaan untuk menyusun strategi pengembangan sumber daya manusia secara lebih terarah. Dengan demikian, investasi pelatihan dapat diarahkan kepada ASN yang memang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Langkah tersebut diharapkan membuat pengembangan talenta digital ASN di Sultra berlangsung secara berkelanjutan. Pemetaan tidak berhenti sebagai data, tetapi menjadi dasar untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menghadapi perubahan pola kerja pemerintahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....