Obrolan Komunitas: Ruang Tenang Hadir Menjadi Tempat Aman bagi Perempuan
- 24 Agt 2026 06:17 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental perempuan menjadi alasan utama lahirnya Komunitas Ruang Tenang di Kota Kendari. Komunitas yang baru diluncurkan pada awal Agustus 2026 ini hadir sebagai wadah berbagi, saling menguatkan, dan memberikan ruang aman bagi perempuan untuk mengekspresikan perasaan yang selama ini sering dipendam sendiri.
Founder Komunitas Ruang Tenang, Nurtina, S.Si, mengatakan bahwa ide pembentukan komunitas tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap banyak perempuan yang dituntut untuk selalu terlihat kuat dalam berbagai kondisi.
Menurutnya, perempuan sering kali harus menjalankan banyak peran sekaligus. Saat sedang menghadapi masalah keluarga, tekanan pekerjaan, kondisi kesehatan yang menurun, bahkan ketika suasana hati sedang tidak baik, mereka tetap dituntut untuk tampil tegar dan menyelesaikan berbagai tanggung jawab yang ada.
"Perempuan sering dianggap harus selalu kuat. Ketika sedang sakit, ketika pikirannya penuh, ketika emosinya tidak baik-baik saja, tetap harus terlihat kuat. Padahal setiap orang membutuhkan ruang untuk beristirahat, didengar, dan dipahami. Dari keprihatinan itulah saya mulai berpikir bahwa perempuan membutuhkan ruang yang aman untuk menenangkan diri dan mengeluarkan segala emosi yang selama ini dipendam," ungkap Nurtina.
Ia menjelaskan bahwa kesehatan mental perempuan masih menjadi isu yang sering luput dari perhatian. Tidak sedikit perempuan yang memilih menyimpan masalahnya sendiri karena takut dianggap lemah atau menjadi beban bagi orang lain.
Karena itu, Ruang Tenang hadir bukan sebagai tempat untuk menghakimi, melainkan sebagai wadah yang mengedepankan empati, penerimaan, dan dukungan sesama perempuan.
Nama "Ruang Tenang" sendiri dipilih melalui proses yang tidak singkat. Nurtina mengaku bersama tim pengurus menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk mendiskusikan nama yang paling tepat dan mampu merepresentasikan tujuan komunitas.
Akhirnya dipilihlah nama Ruang Tenang dengan harapan setiap perempuan yang datang dapat menemukan ketenangan, kenyamanan, serta ruang untuk mengenali dan menerima dirinya sendiri.
"Harapan kami sederhana, ketika seseorang datang ke Ruang Tenang, dia merasa aman untuk bercerita, tidak takut dihakimi, dan pulang dengan perasaan yang lebih ringan," katanya.
| Baca juga: Komunitas Ruang Tenang Hadirkan Ruang Aman |
Komunitas ini lebih berfokus sebagai wadah berbagi pengalaman dan saling mendukung. Berbagai kegiatan yang dirancang antara lain sesi sharing, kajian pengembangan diri, diskusi kesehatan mental, hingga hipnoterapi yang bertujuan membantu peserta memahami dan mengelola emosinya dengan lebih baik.
Meski baru diluncurkan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Nurtina menyebut pihaknya terus membuka jaringan dan menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas yang telah lebih dulu berkembang.
"Walaupun kami masih sangat baru, kami berusaha membuka jaringan seluas-luasnya dengan komunitas-komunitas besar, organisasi sosial, maupun pihak lain yang memiliki visi yang sama. Kami ingin tumbuh bersama, saling belajar, dan memperluas manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ke depan, Komunitas Ruang Tenang berharap dapat menjadi salah satu ruang pemberdayaan perempuan yang tidak hanya membantu anggotanya mengelola kesehatan mental, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....