Kolaborasi Dua Kampus Terapkan Teknologi Bioflok di Desa Alebo
- 19 Agt 2026 19:33 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID,Kendari – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari dua perguruan tinggi di Kendari melaksanakan pelatihan sekaligus pendampingan budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok kepada Kelompok Tani Al-Hikmah di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis 13 Agustus 2026
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Desa Binaan yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026.
Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Kendari selaku Ketua Tim Pengabdian, Lely Okmawaty Anwar, S.Pi., M.Si., , menjelaskan kegiatan tidak sekadar membangun sarana, melainkan memastikan masyarakat mampu mengelolanya sendiri.
"Kami ingin anggota kelompok memahami seluruh tahapan dan pendampingan ini penting karena keberhasilan sistem bioflok sangat bergantung pada konsistensi pengelolaan di lapangan," ujar Lely Okmawaty Anwar
Ia juga menjelaskan , program Pengabdian kepada Masyarakat dengan Skema Pemberdayaan Desa Binaan mengangkat tema pemberdayaan kelompok berbasis teknologi tepat guna mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Sebagai sarana praktik, tim membangun tiga unit kolam bioflok berdiameter tiga meter yang ditebar sebanyak 600 ekor ikan nila per kolam, atau total 1.800 ekor ikan. Pemeliharaan direncanakan berlangsung selama 100 hari dengan target bobot minimal 250 gram per ekor.
Program tersebut juga melibatkan Kelompok Dasawisma Srikandi Konda sehingga produksi perikanan nantinya dapat diintegrasikan dengan pengolahan hasil pangan dan manajemen usaha. Konsep integrasi pertanian dan perikanan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan bergizi di desa, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi warga.
Melalui kolaborasi lintas keilmuan antara Universitas Muhammadiyah Kendari dan Institut Teknologi Kesehatan Avicenna Kendari, program ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi hadir membawa solusi teknologi yang tepat guna. Desa Alebo diharapkan semakin mandiri dalam penyediaan pangan sekaligus memiliki keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....