Gubernur Tekankan Disiplin Jadi Bekal Bentuk Kepribadian Paskibraka Sultra
- 16 Agt 2026 11:25 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Sebanyak 49 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Pengukuhan Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara dilaksanakan di Aula Sangia Ni Bandera Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Sabtu 15 Agustus 2026.
Pengukuhan dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan diikuti 49 siswa dan siswi terbaik yang merupakan perwakilan dari 16 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Para anggota Paskibraka selanjutnya akan menjalankan tugas utama dalam upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, 17 Agustus 2026.
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengatakan, sebelum dikukuhkan, seluruh anggota Paskibraka telah menjalani latihan selama satu bulan untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.
Untuk itu, ia meminta para anggota Paskibraka tidak menjadikan rangkaian latihan tersebut hanya sebagai persiapan untuk melaksanakan tugas pada 17 Agustus.
Menurutnya, pengalaman selama mengikuti pelatihan harus dapat menjadi bekal bagi para anggota Paskibraka untuk membangun kedisiplinan serta kesiapan dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan tugas sebagai pasukan pengibar bendera.
Andi Sumangerukka menilai kedisiplinan merupakan modal penting yang dibutuhkan dalam menjalani berbagai bidang pekerjaan, termasuk bagi mereka yang kelak memilih menjadi aparatur pemerintahan, anggota TNI, Polri maupun profesi lainnya.
" Jadikan kegiatan ini sebagai pelajaran dan bekal untuk adik-adik semua ke depannya. Karena di mana saja kita bekerja, modal paling utama adalah disiplin." ujarnya.
Ia mengatakan, proses pembinaan yang telah dijalani para anggota Paskibraka tidak hanya membentuk kemampuan dalam baris-berbaris maupun menjalankan tugas upacara, tetapi juga melatih tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan.
Karena itu, Gubernur berharap nilai-nilai kedisiplinan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika para anggota kembali ke lingkungan sekolah dan keluarga.
Menurutnya, pengalaman menjadi anggota Paskibraka juga dapat menjadi salah satu proses pembentukan karakter generasi muda agar memiliki rasa tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
"Apa yang sudah kalian dapatkan selama satu bulan ini jangan berhenti setelah tugas selesai. Bawa disiplin, tanggung jawab dan semangat kebersamaan itu dalam kehidupan sehari-hari." tambahnya.
Di sisa waktu sebelum pelaksanaan upacara, Gubernur meminta seluruh anggota Paskibraka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kembali memantapkan kemampuan dan memperkuat kekompakan.
Selain latihan, para anggota juga diminta menjaga kondisi fisik dan mental agar dapat menjalankan tugas secara maksimal saat pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih.
"Manfaatkan waktu yang masih ada untuk memantapkan kemampuan, jaga kesehatan dan kesiapan mental. Saya berharap pada saat pelaksanaan nanti semuanya bisa tampil maksimal dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab." pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....