Kominfo Sultra Perkuat Kapasitas OPD dalam Pengelolaan Statistik

  • 01 Agt 2026 20:40 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra terus memperkuat tata kelola data daerah dengan menggelar kegiatan Fasilitasi Penyusunan Rekomendasi Kegiatan Statistik dan Metadata Statistik Sektoral di Hotel Zahra Syariah, Kendari, Rabu (22 Juli 2026).

Kegiatan tersebut diikuti para admin SIM Data, wali data, wali data pendukung, serta pengelola data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Hadir pula narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Diskominfo Sultra untuk memberikan penguatan terkait penyelenggaraan statistik sektoral.

Sebagai Walidata Daerah, Diskominfo Sultra memfasilitasi peningkatan kapasitas pengelola data agar setiap OPD mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dilengkapi metadata sesuai standar Satu Data Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan bukti.

Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menegaskan bahwa kualitas data merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Kolaborasi antara produsen data dan Walidata menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis digital.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Rony Yakob, menyampaikan bahwa data yang berkualitas menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan, penyusunan program pembangunan, hingga peningkatan pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh OPD diharapkan terus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan metadata statistik sektoral secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan terbangunnya budaya pengelolaan data yang semakin baik, terintegrasi, dan sesuai standar nasional, sehingga mampu mendukung transformasi digital pemerintahan serta menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....