Prof Najib Husain Dorong Komunikasi Pembangunan Berbasis Teknologi
- 30 Jul 2026 12:12 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Usai dikukuhkan sebagai Guru Besar, Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si. menegaskan komitmennya dalam mengembangkan komunikasi pembangunan berbasis kolaborasi kearifan lokal dan teknologi.
Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi solusi untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di daerah.
Capaian akademik tertinggi ini, kata Prof. Najib, bukan sekadar pengakuan atas publikasi ilmiah, melainkan tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul melalui proses akademik berkualitas.
| Baca juga: Dikbud Sultra Bangun Sistem Data MBG |
“Senang, tetapi di sisi lain amanah dan tanggung jawab itu semakin berat. Warisan seorang Guru Besar bukan hanya publikasi, tetapi bagaimana melahirkan manusia-manusia unggul,” ujar Prof. Najib Husain, Rabu 29 Juli 2026.
Sebagai Guru Besar pertama di bidang Komunikasi Pembangunan, ia ingin mengembangkan konsep komunikasi yang tidak lagi bertumpu pada pendekatan konvensional.
“Saya menawarkan bagaimana mengombinasikan kearifan lokal dengan penggunaan teknologi, termasuk pemanfaatan data-data yang akurat agar penyelesaian berbagai persoalan di daerah bisa lebih tuntas,” jelasnya.
Prof Najib menilai integrasi nilai-nilai lokal dengan teknologi berbasis data akan menghasilkan solusi pembangunan yang lebih efektif, khususnya dalam menjawab tantangan di daerah.
Fokus utama penelitian dan pengabdiannya juga tetap berada pada isu pelestarian lingkungan, dengan menekankan pentingnya peran komunikasi dalam melibatkan masyarakat.
Salah satu hasil penerapan pendekatan tersebut terlihat di Kabupaten Buton, di mana kawasan hutan tetap terjaga melalui model yang disebut sebagai dua mesin komunikasi.
Melalui konsep ini, Prof. Najib berharap komunikasi pembangunan dapat menjadi instrumen strategis dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....