Kekerasan Seksual Dominasi Kasus Anak di Kendari

  • 27 Jul 2026 09:03 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kasus kekerasan seksual masih menjadi bentuk kekerasan paling dominan terhadap perempuan dan anak di Kota Kendari sepanjang semester pertama tahun 2026.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari mencatat, dari 55 kasus kekerasan yang ditangani, mayoritas merupakan kekerasan seksual dengan korban anak sebagai kelompok paling rentan.

Kepala DP3A Kota Kendari, Fitriani Sinapoy, menyebutkan korban anak mencapai sekitar 70 persen dari seluruh laporan kekerasan seksual yang diterima.

“Kasus kekerasan seksual menjadi yang paling banyak, dengan korban perempuan enam orang dan korban anak mencapai 24 kasus,” ungkapnya, Senin 27 Juli 2026.

Fitriani Sinapoy menegaskan, tingginya angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung pada masa depan generasi muda.

Menurut Fitriani, berbagai upaya terus dilakukan untuk memperkuat perlindungan, termasuk melalui peningkatan layanan pendampingan korban serta koordinasi lintas sektor.

“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, sekaligus berani melaporkan jika terjadi kekerasan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan layanan pengaduan yang mudah diakses masyarakat guna mempercepat penanganan kasus.

Upaya perlindungan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta regulasi perlindungan anak yang menekankan pentingnya penanganan, pendampingan, dan pemulihan korban secara menyeluruh.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat menekan angka kekerasan seksual serta menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....