Optimalkan Personal Branding Demi Karir dan Bisnis
- 12 Jun 2026 07:30 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kemampuan membangun personal branding menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja dan bisnis yang semakin kompetitif. Hal tersebut disampaikan oleh Nisrina Hamid, S.P., M.P., CMA., CPS, Dosen Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), dalam program Spada Pro 2 RRI Kendari bersama penyiar Yayan, Kamis 11 Juni 2026.
Dalam dialog tersebut, Nisrina menjelaskan bahwa personal branding merupakan proses membentuk citra diri yang positif berdasarkan kompetensi, pengalaman, nilai, dan karakter yang dimiliki seseorang. Personal branding yang kuat dapat membantu individu dikenal lebih luas serta meningkatkan kepercayaan dari lingkungan profesional maupun masyarakat.
Menurutnya, langkah awal dalam mengoptimalkan personal branding adalah mengenali potensi dan keunggulan diri. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda sehingga penting untuk menentukan bidang yang ingin dikembangkan dan ditampilkan kepada publik secara konsisten.
Ia menambahkan bahwa di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana yang efektif untuk membangun personal branding. Melalui platform digital, seseorang dapat menunjukkan karya, prestasi, pengalaman, maupun gagasan yang sesuai dengan bidang keahliannya. Namun, penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak agar citra yang dibangun tetap positif dan profesional.
Nisrina mengatakan bahwa personal branding yang baik dapat memberikan banyak manfaat dalam pengembangan karir. Seseorang yang memiliki reputasi positif dan kompetensi yang jelas akan lebih mudah mendapatkan peluang kerja, membangun relasi profesional, hingga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan diri di berbagai bidang.
Selain itu, personal branding juga memiliki peran penting dalam dunia bisnis. Kepercayaan konsumen sering kali dibangun melalui reputasi pelaku usaha. Semakin baik citra dan kredibilitas yang dimiliki, maka semakin besar pula peluang untuk menarik pelanggan dan memperluas jaringan usaha.
Lebih lanjut, Nisrina menekankan bahwa personal branding tidak dapat dibangun secara instan. Dibutuhkan konsistensi, integritas, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri. Apa yang ditampilkan kepada publik harus sejalan dengan perilaku dan kemampuan yang dimiliki agar kepercayaan dapat terjaga dalam jangka panjang.
Melalui program Spada Pro 2, Nisrina Hamid mengajak generasi muda untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan diri sekaligus membangun personal branding yang positif. Dengan citra diri yang kuat, didukung kompetensi dan etika yang baik, peluang untuk meraih kesuksesan dalam karir maupun bisnis akan semakin terbuka di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....