Dosen USN Kolaka Ciptakan Mesin Pengering Rumput Laut Tenaga Surya
- 04 Jun 2026 16:35 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Buton Tengah - Dosen Teknik Mesin Universitas Sembilanbelas November Kolaka La Ode Ichlas Syahrullah Yunus merancang dan mengembangkan mesin pengering rumput laut model gantung bertenaga surya untuk membantu petani di Desa Tanailandu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah.
Teknologi modern ini lahir dari kebutuhan masyarakat pesisir yang selama bertahun-tahun masih mengandalkan metode penjemuran konvensional secara terbuka di bawah sinar matahari.
Metode lama tersebut sangat bergantung pada kondisi cuaca, sehingga proses pengeringan sering terhambat saat musim hujan dan berpotensi menurunkan kualitas hasil panen.
Berangkat dari kondisi itu, La Ode Ichlas Syahrullah Yunus membuat inovasi alat yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber panas utama guna meningkatkan efisiensi proses pengeringan.
Mesin pengering ini memiliki kapasitas tampung hingga 100 gantungan rumput laut dalam satu siklus pengeringan berjalan.
Berbeda dengan sistem rak yang umum digunakan, metode gantung memungkinkan sirkulasi udara panas berlangsung lebih merata sehingga proses pengeringan menjadi lebih optimal.
Selain itu, model gantung juga membantu menjaga kebersihan rumput laut dari kontaminasi debu maupun kotoran tanah yang sering terjadi pada proses penjemuran tradisional.
Salah satu keunggulan utama teknologi ini terletak pada penggunaan atap transparan yang memungkinkan sinar matahari masuk secara maksimal ke dalam ruang pengering pada siang hari.
Dengan desain tersebut, energi panas dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa memerlukan tambahan pemanas eksternal sehingga lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
Menariknya, mesin ini tetap mampu mempertahankan suhu ruang pengering pada kisaran 40 hingga 50 derajat Celsius saat cuaca mendung, musim hujan, maupun pada malam hari.
Kondisi suhu yang stabil tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas rumput laut selama proses pengeringan dan mencegah pembusukan akibat kelembaban tinggi.
"Tujuan utama pengembangan teknologi ini adalah membantu petani memperoleh hasil pengeringan yang lebih cepat, higienis, dan berkualitas tinggi tanpa terlalu bergantung pada kondisi cuaca," ujar La Ode Ichlas Syahrullah Yunus.
Penerapan teknologi tepat guna ini mendapat sambutan positif dari kelompok masyarakat petani rumput laut di Desa Tanailandu.
Mereka menilai alat ini mampu menjadi solusi atas permasalahan klasik yang selama ini menghambat proses produksi, terutama ketika musim hujan berlangsung dalam waktu lama.
Selain meningkatkan kualitas produk, penggunaan mesin pengering tenaga surya juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.
Waktu pengeringan menjadi lebih terkendali, risiko gagal kering dapat diminimalkan, dan kualitas rumput laut yang dihasilkan lebih seragam sehingga memiliki daya saing yang lebih baik di pasar komoditas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....