Wamendagri Apresiasi Pemkot Kendari Menjaga Stabilitas Harga dan Inflasi

  • 29 Mei 2026 13:13 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wigayus mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang telah digelar hingga ratusan kali.

“Tadi saya dapat laporan dari Bapak Wakil Wali Kota, jadi khusus untuk Kota Kendari juga ini kisaran di 2 sekian persen. Ini tidak lepas dari upaya yang sudah dilakukan selama ini. Dan mungkin ini yang terbanyak ya, kota yang melaksanakan intervensi dalam bentuk Gerakan Pangan Murah, sudah 200 kali. Luar biasa ini. Dan ini gong-nya hari ini,” ungkap Akhmad Wigayus saat memberikan sambutan pada Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di pelataran Kantor Balai Kota Kendari, Jumat 29 Mei 2026.

Akhmad mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi perhatian khusus Menteri Dalam Negeri RI dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Menurutnya, pemerintah pusat terus memastikan ketersediaan komoditas pangan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

“Pak Mendagri setiap Senin memimpin langsung rapat pengendalian inflasi untuk meyakinkan bahwa ketersediaan komoditas pangan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Akhmad juga menyebut ketahanan pangan nasional saat ini menjadi salah satu penopang utama ketahanan ekonomi makro Indonesia. Ia mengungkapkan stok beras di Bulog mencapai 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

“Ini tepuk tangan bagi para petani kita yang sangat produktif. Tetapi hal ini tidak ada artinya jika masyarakat susah mengaksesnya. Makanya Pasar Murah ini menjadi bagian membuka aksesibilitas antara Bulog dengan masyarakat, sehingga masyarakat bisa merasakan ketersediaan pangan dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Menurutnya, stabilitas ekonomi tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja, melainkan melalui kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga pelaku usaha.

“Ini karena kegotongroyongan kita, kerja sama kita, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, para BUMD, BUMN, kemudian juga para pengusaha yang terlibat untuk mengadakan bahan-bahan yang bisa dijangkau masyarakat,” ungkapnya.

Wamendagri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kendari yang dinilai konsisten memfasilitasi kegiatan pasar murah demi menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan harga agar tetap terjangkau masyarakat tanpa merugikan produsen dan pelaku UMKM.

“Harapan kami melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami selalu mengontrol tidak juga mesti harga murah, tapi juga kami mengontrol bagaimana harga tidak terlalu tinggi. Sehingga masyarakat bisa terjangkau dan juga produsen kita bisa tumbuh dan berkembang, termasuk UMKM kita,” ujar Sudirman.

Sudirman menjelaskan, pelataran Balai Kota Kendari selama ini menjadi pusat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang rutin digelar pemerintah daerah, termasuk menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Izin Pak Wamen, di pelataran ini selalu menjadi saksi kami selalu menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah. Sebelum Lebaran Haji juga kami menyelenggarakan pangan murah, bahkan tenda-tenda ini belum sempat dibongkar. Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa,” katanya.

Sudirman berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kota Kendari.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa mendorong masyarakat dapat berbelanja, begitu juga dapat menjadikan harga stabil di Kota Kendari,” ungkapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....