Ditreskrimsus Polda Sultra Perketat Pengawasan Gas LPG 3 Kg
- 25 Mei 2026 21:29 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara memperketat pengawasan dan jalur pendistribusian gas LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Sulawesi Tenggara, Senin, 25 Mei 2026.
Upaya ini dilakukan menyusul adanya keluhan dari masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga gas bersubsidi tersebut.
Di tingkat konsumen, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung gas melon ini baik di pangkalan resmi maupun di tingkat pengecer.
Kondisi kelangkaan tersebut dimanfaatkan oleh oknum tertentu hingga membuat harga jual melambung tinggi mencapai Rp50.000 hingga Rp70.000 per tabung.
Angka tersebut melonjak hingga tiga kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Dirreskrimsus Polda Sultra Kombes Pol. Dodi Ruyatman menyatakan bahwa personelnya sudah dikerahkan ke lapangan untuk memantau langsung rantai pasok energi bersubsidi tersebut.
"Pihak kami saat ini sudah bergerak di lapangan untuk mengecek langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga gas LPG 3 kg, mulai dari tingkat agen hingga ke pangkalan-pangkalan resmi," ujar Dodi Ruyatman.
Polda Sultra juga memberikan peringatan kepada seluruh pihak yang mencoba mencari keuntungan sepihak di tengah kesulitan warga.
Petugas menyatakan tidak segan untuk memproses hukum pihak yang terbukti melakukan pelanggaran niaga.
Jika ditemukan adanya praktik penimbunan, pengoplosan, atau manipulasi distribusi, kepolisian akan langsung melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.
Para pelaku usaha, agen, maupun pengecer diimbau untuk tidak memanfaatkan situasi kelangkaan ini demi memainkan harga di atas batas kewajaran.
Dodi Ruyatman meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan masalah ini kepada pihak berwenang bersama instansi terkait.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu melakukan panic buying," kata Dodi Ruyatman
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....