Distribusi Bantuan Banjir Kendari Disesuaikan Jumlah Jiwa Keluarga
- 17 Mei 2026 13:44 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari memastikan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir disalurkan sesuai jumlah anggota keluarga.
Setiap warga menerima bantuan beras sebanyak 2,1 kilogram sesuai ketentuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM menjelaskan perbedaan jumlah bantuan yang diterima warga disebabkan oleh jumlah jiwa dalam satu keluarga.
“Kalau teman-teman lihat ada karung yang besar dan kecil, itu karena ditimbang ulang sesuai jumlah jiwa dalam keluarga masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan proses distribusi membutuhkan waktu karena beras yang dikirim pemerintah pusat masih dalam kemasan 50 kilogram sehingga harus dikemas ulang sebelum dibagikan.
Pemerintah berharap penyaluran bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Diketahui, Pemerintah Kota Kendari mulai menyalurkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir dan longsor di tujuh kecamatan.
Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut didistribusikan secara bertahap berdasarkan jumlah jiwa dalam setiap keluarga terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM di Kelurahan Wua-Wua dan Kelurahan Lepo-Lepo, Jumat (15/5/2026).
Di Kelurahan Wua-Wua, bantuan diberikan kepada 246 kepala keluarga dengan total 984 jiwa, sementara di Lepo-Lepo sebanyak 153 kepala keluarga atau 616 jiwa.
Wali Kota Siska Karina Imran mengatakan bantuan tersebut berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan telah disesuaikan berdasarkan hasil verifikasi lapangan.
“Bantuan ini sudah sesuai data riil masyarakat terdampak banjir dan longsor. Semua dihitung berdasarkan jumlah jiwa dalam keluarga,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kendari menargetkan distribusi bantuan selesai paling lambat 17 Mei 2026 agar seluruh warga terdampak segera menerima bantuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....