Mentan Amran Sulaiman dan Wali Kota Kendari Serahkan Bantuan Korban Banjir

  • 12 Mei 2026 19:12 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, didampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengunjungi warga yang terdampak banjir di bantaran Kali Wanggu, Selasa, 12 Mei 2026.

Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah pusat dan daerah setelah ditetapkannya status Tanggap Darurat Banjir di ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut.

Dalam peninjauan ini, rombongan memastikan penanganan darurat berjalan optimal, terutama terkait keselamatan warga dan ketersediaan logistik di pengungsian.

Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota Kendari terus bergerak maksimal untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir.

Sinergi dengan berbagai pihak terus diperkuat agar proses distribusi bantuan serta upaya pemulihan pascabanjir dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang terdampak.

“Kami terus bergerak bersama seluruh pihak untuk membantu warga terdampak banjir, baik melalui penanganan darurat maupun distribusi bantuan,” ujar Siska Karina Imran.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk memprioritaskan pemenuhan pangan warga.

Menurutnya, ketersediaan makanan bagi masyarakat yang tengah tertimpa musibah merupakan prioritas utama yang tidak boleh tertunda.

Pemerintah telah memobilisasi bantuan berupa beras dan minyak goreng melalui Bulog guna memastikan stok pangan di lokasi bencana tetap aman.

“Makan tidak bisa ditunda. Hari ini bantuan beras dan minyak goreng sudah kami mobilisasi, dan bantuan dana darurat juga kami serahkan langsung,” tegas Amran Sulaiman.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertanian secara simbolis menyerahkan bantuan dana sebesar Rp500 juta khusus untuk penanganan korban banjir di kawasan Sungai Wanggu.

Selain bantuan materi, Mentan juga menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera membenahi sistem pengaman sungai di wilayah tersebut.

Langkah teknis ini diminta segera dilaksanakan guna meminimalisir risiko banjir kembali terjadi jika intensitas hujan tetap tinggi di masa mendatang.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Sultra, Hugua, serta Wakil Bupati Konawe Selatan, Wahyu Ade Pratama Imran, yang ikut memantau kondisi lapangan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan selalu mengikuti arahan dari petugas di posko-posko darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....