Pencarian Hari Kedua Warga Lakomea yang Hilang di Kebun Masih Nihil

  • 11 Mei 2026 18:37 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Konawe Selatan - Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Lakomea, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan.

Hingga pencarian hari kedua pada Senin, 11 Mei 2026, operasi yang dipimpin oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari tersebut belum membuahkan hasil.

Korban diketahui bernama Fadil, laki-laki berusia 22 tahun, yang merupakan warga setempat dan dilaporkan meninggalkan rumah sejak Jumat sore, 8 Mei 2026.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum menghilang korban diduga sedang mengalami halusinasi akibat riwayat penyakit lambung atau GERD akut yang dideritanya.

Upaya penyisiran telah dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Polsek Landono, Koramil, Damkar Konsel, hingga masyarakat sekitar.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa tim di lapangan telah berupaya maksimal melakukan pemantauan di sekitar wilayah yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.

"Hingga pukul 17.00 WITA, pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan hasil nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi," ujar Amiruddin A.S.

Kondisi cuaca hujan di lokasi kejadian menjadi salah satu faktor yang membatasi pergerakan tim dalam melakukan penyisiran lebih luas.

Faktor keamanan dan keselamatan personel di lapangan menjadi pertimbangan utama penghentian sementara operasi saat memasuki malam hari.

Selain menggunakan kendaraan penyelamat (rescue car), tim juga menyiagakan peralatan evakuasi medis serta alat komunikasi untuk menunjang koordinasi di area kebun.

Pihak keluarga dan aparat desa setempat terus menjalin komunikasi intensif dengan tim rescue untuk memetakan jalur-jalur yang kemungkinan dilewati oleh korban.

Sebelum bantuan dari Basarnas tiba, masyarakat sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian mandiri, namun terkendala medan dan situasi yang tidak menentu.

Rencananya, pencarian akan dilanjutkan kembali pada Selasa pagi pukul 07.00 WITA dengan memperluas radius penyisiran di titik-titik potensial.

Tim SAR mengimbau warga yang melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor ke posko tim gabungan di Desa Lakomea.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....