Lost Contact Diperairan Pulau Basa, Kakek dan Cucunya Ditemukan Selamat

  • 15 Sep 2026 12:58 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Bombana – Seorang kakek Darmasin (63) bersama cucunya Dicky Saputra (6) warga pulau sagori Desa Sikeli Kecamatan Kabaena Barat Bombana Sulawesi Tenggara ditemukan selamat dan dievakuasi tim SAR Gabungan pada Selasa 15 September 2026, setelah dinyatakan mengalami kecelakaan kapal atau longboatnya lost contact disekitar perairan pulau basa kecamatan poleang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan pada 14 September pukul 01.07 Wita menerima informasi dari tim dilapangan, melaporkan kedua korban telah ditemukan dalam keadaan selamat sekitar 2,5 NM (nautical mile) arah barat laut dari LKP (last known position) duga pada pukul 23.45 Wita. “Informasi ini diterima dari bapak Alif, nelayan asal Bajo Boepinang Barat yang melihat kedua korban berada dipesisir pulau basa dan korban sempat diajak untuk ikut ke darat namun korban tidak mau meninggalkan perahu miliknya, setelah mendapat informasi tersebut, Tim SAR gabungan menjemput korban selanjutnya dievakuasi ke poleang dan tiba di puskesmas poleang pada pukul 01.00 Wita,” ungkapnya.

“Dengan telah ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat tersebut, Operasi SAR kecelakaan kapal terhadap 1 buah longboat POB (person on board) 2 orang yang lost contact disekitar perairan pulau basa kecamatan poleang Kabupaten Bombana dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh Unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” sambungnya.

Operasi SAR ini menurunkan sejumlah unsur terkait yakni SMC & Staf SMC, Pos SAR Kolaka, Polsek Poleang, Polair Bombana, Pos TNI AL Bombana, Puskesmas poleang, Nelayan sagori dan poleang dan Keluarga korban. Diketahui, pada 12 September 2026 pukul 13.00 Wita korban pergi memancing bersama anak dan cucunya dengan menggunakan 2 buah longboat dimana korban dan cucunya berada di longboat yang sama dan anak korban menggunakan longboat kedua sendiri. Pada pukul 13.30 Wita longboat kedua yang membawa anak korban sempat mampir ke sikeli untuk memberikan keluarga ikan dan lanjut lagi pergi memancing. Korban terlihat terakhir pada pukul 17.00 Wita oleh anaknya sekitar 2 NM dari pulau basa dan kebiasaan korban kembali dari melaut pada keesokan harinya dimana hingga tanggal 13 september 2026 pukul 10.00 Wita korban bersama cucunya belum kembali ke pulau sagori, pencarian telah dilakukan oleh masyarakat sekitar dan pihak keluarga namun hasilnya nihil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....