Tim SAR Evakuasi Korban Banjir Kota Kendari, Satu Meninggal

  • 10 Mei 2026 18:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kepungan banjir di sejumlah titik dalam wilayah Kota Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terjadi sejak hampir sepekan ini.

Pemandangan genangan air hingga merendam seluruh badan jalan dan rumah penduduk membuat tim badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari diturunkan untuk melakukan evakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan pada pukul 07.45 Wita, Tim 1 melakukan pemantauan diarea kaliwanggu kelurahan lepo-lepo serta amohalo, kelurahan baruga dan mengevakuasi 12 orang (10 orang perempuan dan 2 orang laki-laki).

“Pada pukul 08.00 Wita Tim 2 diberangkatkan ke titik dampak banjir di lorong lasolo dan kampung salo untuk memonitor perbantuan dukungan evakuasi. Sekitar pukul 11.03 Wita satu orang korban terseret arus banjir ditemukan dalam keadaan MD (meninggal dunia) seorang anak berjenis kelamun laki-laki bernama Rangga (5) dan dievakuasi oleh warga di kelurahan benu-benua, sedangkan korban selamat sebanyak 18 orang,” ungkapnya, Minggu 10 Mei 2026.

Selanjutnya pukul 11.05 Wita, Tim 3 diberangkatkan ke titik dampak banjir disekitar HBM, pasar anduonohu, lorong bangau kambu dan mengevakuasi 6 orang (4 orang laki-laki dan 2 orang perempuan). “Pada pukul 11.15 Wita Tim 4 melakukan pemantauan disekitar Rumah Sakit Hermina dikarenakan ada permintaan evakuasi namun saat tiba dilokasi korban telah melakukan evakuasi mandiri,” kata Amiruddin.

“Pada pukul.11.20 Wita Tim 5 melaksankan dropping logistik sesuai titik pemantauan dan evakuasi,” sambungnya.

Dengan telah dievakuasinya warga yang membutuhkan pertolongan, Operasi SAR Bencana banjir dibeberapa titik diwilayah kota kendari ditutup dan dilanjutkan dengan melakukan pemantauan mengingat masih tingginya intensitas hujan.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur terkait yakni SMC dan Staf SMC 7 orang serta Rescuer KPP Kendari 50 orang. Adapun peralatan utama (Alut) yang digunakan berupa Rescue car, Truck personil, Ambulance, Rubberboat, Palsar evakuasi, Palsar medis, Peralatan komunikasi dan Peralatan pendukung keselamatan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....