Mutiara Pagi: Meneladani Ajaran Para Nabi dalam Kehidupan Modern

  • 09 Mei 2026 05:39 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Program Mutiara Pagi kembali menghadirkan diskusi keislaman yang menarik bersama narasumber Awardin., S.Pd.I., M.Ag., Sabtu 09/05/2026. Dalam lanjutan pembahasan bertema “Meneladani Para Nabi dan Rasul”, sejumlah pendengar turut berinteraksi melalui sesi tanya jawab seputar ajaran para nabi hingga kehidupan sosial umat Islam di era modern.

Salah satu pertanyaan datang dari Pa Saide di Andonohu yang menanyakan mengenai nabi-nabi keturunan Nabi Ibrahim Alaihissalam dan kaitannya dengan ajaran Islam sebelum Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Menanggapi hal tersebut, Awardin menjelaskan bahwa seluruh nabi pada dasarnya membawa ajaran tauhid, yakni menyembah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Menurutnya, Islam bukan hanya agama yang dibawa Nabi Muhammad, melainkan ajaran kepasrahan kepada Allah yang juga dibawa para nabi terdahulu.

“Semua nabi mengajarkan tauhid dan kepatuhan kepada Allah. Perbedaannya terletak pada syariat yang disesuaikan dengan kondisi umat pada masanya,” jelas Awardin.

Dalam jawabannya, ia juga mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 132 yang menjelaskan wasiat Nabi Ibrahim dan Nabi Ya’kub kepada anak-anaknya agar tetap memegang teguh agama Islam hingga akhir hayat.

“Ayat tersebut menjadi bukti bahwa para nabi terdahulu juga mengajarkan kepasrahan kepada Allah atau Islam dalam makna yang hakiki,” ujarnya.

Pertanyaan berikutnya datang dari Pak Imran di Lepo-Lepo mengenai hukum seorang muslim yang bekerja pada pimpinan non muslim dan kewajiban menaati atasan dalam pekerjaan.

Awardin menegaskan bahwa dalam Islam bekerja kepada non muslim diperbolehkan selama tidak menghalangi kewajiban agama dan hak-hak seorang muslim tetap dihormati.

“Dalam Islam, mencari nafkah kepada orang selain Islam itu sah-sah saja dan diperbolehkan, asalkan hak-hak kita sebagai muslim tidak dilarang. Bahkan kita diperbolehkan bergaul dengan siapa saja selama tetap berpegang teguh pada syariat agama,” terangnya.

Selain sesi tanya jawab, narasumber juga mengajak generasi muda untuk mulai meneladani sifat para nabi dan rasul melalui langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti berkata jujur, menjaga amanah, menghormati orang tua, dan membiasakan diri bersikap sabar.

“Keteladanan para nabi bisa dimulai dari hal-hal kecil. Jika dilakukan terus-menerus, maka akan membentuk akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Di akhir program, Awardin menyampaikan pesan kepada para pendengar agar menjadikan kisah dan perjuangan para nabi sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan zaman yang penuh tantangan.

“Semoga kita mampu mencontoh kesabaran, kejujuran, dan keteguhan iman para nabi dan rasul dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....