Pendidikan sebagai Akar Pelestarian Budaya
- 04 Mei 2026 07:42 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pendidikan memiliki peran strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya di tengah arus globalisasi yang semakin kuat. Hal ini disampaikan oleh Mahdin, S.Pd., M.Pd., yang saat ini menjabat dalam Bidang Kajian dan Analisis SD-SMP Dewan Pendidikan Kota Kendari (DPKK) periode 2025–2030.
Menurut Mahdin, sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan identitas budaya generasi muda. “Jika pendidikan kehilangan sentuhan budaya, maka kita sedang mencabut akar dari jati diri bangsa itu sendiri,” ujarnya dalam sebuah diskusi pendidikan di Kendari.
Ia menekankan bahwa pengintegrasian nilai-nilai budaya lokal dalam kurikulum sangat penting, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya mengenal budaya secara teoritis, tetapi juga mampu menghayati dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mahdin juga menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen pelestarian budaya. Guru diharapkan mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan kearifan lokal, seperti bahasa daerah, tradisi, seni, dan nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
Selain itu, Dewan Pendidikan Kota Kendari mendorong adanya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya. Kegiatan seperti pentas seni, muatan lokal, serta program ekstrakurikuler berbasis budaya dinilai efektif dalam menanamkan kecintaan terhadap warisan leluhur.
“Pelestarian budaya tidak bisa berjalan sendiri. Pendidikan harus menjadi fondasi utamanya, didukung oleh lingkungan yang sadar dan peduli terhadap nilai-nilai budaya,” tambah Mahdin.
Di tengah perkembangan teknologi digital, ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan media sebagai sarana promosi budaya lokal, bukan justru meninggalkannya. Dengan cara ini, budaya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu bersaing dan dikenal di tingkat global.
Melalui peran aktif dunia pendidikan, diharapkan budaya lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari identitas bangsa yang kuat dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....