Festival Liangkobori Dorong Pelestarian dan Wisata Budaya Muna
- 12 Jul 2026 18:08 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Muna – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyatakan Festival Liangkobori menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis sejarah di Kabupaten Muna, Sabtu, 11 Juli 2026.
Andi Sumangerukka mengatakan pelestarian kawasan Liangkobori membutuhkan dukungan berbagai pihak agar nilai sejarah yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Warisan budaya ini merupakan aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Pelestariannya membutuhkan sinergi pemerintah, akademisi, pelaku budaya, media, komunitas, dan seluruh masyarakat agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan," katanya.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pengembangan kawasan Gua Liangkobori dan Gua Metanduno akan mengacu pada tiga prinsip, yakni perlindungan sebagai prioritas utama, setiap kebijakan didasarkan pada hasil penelitian, serta melibatkan masyarakat sebagai penjaga situs sekaligus pelaku ekonomi budaya.
"Pertama, Protection-First, di mana perlindungan harus mendahului promosi. Kedua, Science-Led, yaitu setiap keputusan berbasis data konservasi. Ketiga, Community-Based, dengan menempatkan masyarakat sebagai penjaga utama situs sekaligus pelaku ekonomi budaya," ujar Fadli Zon.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut melalui penelitian arkeologi, konservasi situs, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar kawasan Liangkobori berkembang sebagai destinasi budaya bertaraf internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....