SDN 06 Kendari Gelar Sosialisasi dan Asesmen Pendidikan Inklusif

  • 28 Apr 2026 17:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Upaya mendorong terwujudnya pendidikan yang ramah bagi semua anak terus diperkuat melalui kegiatan 'Sosialisasi Pendidikan Inklusif dan Asesmen Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi' yang dilaksanakan pada hari selasa 21 April 2026 di ruang pertemuan SDN 06 Kendari, Kendari. Kegiatan ini melibatkan kepala sekolah, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan sebagai garda terdepan dalam implementasi pendidikan inklusif di satuan pendidikan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur RPS Kendari, Husnawati, yang memperkenalkan Program INKLUSI sebagai bagian dari upaya sistematis untuk memperluas akses layanan dasar yang adil dan setara, khususnya bagi kelompok rentan termasuk anak dengan disabilitas. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pendidikan inklusif bukan hanya soal akses, tetapi juga tentang memastikan setiap anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna sesuai kebutuhannya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala SDN 06 Kendari, Purnama Kalenggo, S.Pd M.Pd, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam memahami serta menerapkan prinsip-prinsip inklusi di lingkungan sekolah.

Memasuki sesi presentasi, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan/ Anggota Unit Layanan Disabilitas (ULD) Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Dr. Haslita, M.Si, memaparkan konsep pendidikan inklusif secara komprehensif. Ia menjelaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang menjamin semua anak, tanpa terkecuali, dapat belajar bersama dalam satu lingkungan yang sama dengan dukungan yang sesuai. Presentasi kemudian dilanjutkan oleh Program Officer INKLUSI BaKTI yang membahas konsep dan ragam disabilitas, serta cara berinteraksi yang tepat dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Sesi ini berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman di lapangan.

Setelah sesi presentasi dan istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan asesmen sekolah penyelenggara pendidikan inklusif. Tahapan ini dimulai dengan identifikasi anak berkebutuhan khusus melalui pengisian formulir oleh masing-masing guru wali kelas. Proses ini menjadi langkah awal dalam memahami kebutuhan spesifik peserta didik di setiap kelas.

Selanjutnya, peserta bersama-sama mengisi formulir asesmen sekolah yang menggali informasi mengenai kondisi aktual serta kesiapan SDN 06 Kendari dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif. Asesmen ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan sekolah, kapasitas guru, sarana prasarana, hingga dukungan lingkungan belajar.

Hasil dari asesmen tersebut akan menjadi dasar bagi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Pendidikan dan RPS Kendari dalam merancang strategi pendampingan yang tepat sasaran. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat praktik pendidikan inklusif secara berkelanjutan di SDN 06 Kendari.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran bersama, tetapi juga langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan semangat inklusi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya sekolah, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....