Polresta Kendari Perkuat Edukasi Pelajar Cegah Tawuran

  • 25 Agt 2026 21:38 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mulai memperkuat edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK di Kota Kendari.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk aksi tawuran antarpelajar yang berpotensi mengganggu keamanan sekaligus merugikan para siswa.

Program edukasi tersebut diawali dengan kunjungan Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, ke SMKN 2 Kendari.

Dalam kunjungan tersebut, Kompol Welliwanto bertindak sebagai inspektur upacara pada apel mingguan yang diikuti jajaran guru, staf sekolah serta seluruh siswa SMKN 2 Kendari.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menjauhi tindakan yang dapat berujung pada persoalan hukum.

Kompol Welliwanto Malau mengatakan, edukasi langsung ke sekolah dipilih agar pesan kamtibmas dapat diterima pelajar secara lebih dekat sekaligus membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.

“Kami memberikan pengarahan dan edukasi langsung kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kamtibmas. Harapannya, generasi muda sadar akan dampak hukum maupun sosial dari tindakan destruktif seperti tawuran. Jangan sampai karena persoalan sepele kemudian terjadi tindakan yang merugikan diri sendiri, teman maupun lingkungan sekolah,” ujarnya, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, pelajar merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.

Selain persoalan hukum, aksi tawuran maupun kenakalan remaja lainnya juga dapat berdampak pada proses pendidikan dan masa depan siswa. Karena itu, pencegahan dinilai lebih penting dilakukan sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan.

Polresta Kendari juga mendorong pihak sekolah untuk terus membangun komunikasi dengan siswa dan memperhatikan berbagai persoalan yang berpotensi memicu konflik antarpelajar.

Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan apel atau sosialisasi, tetapi dapat menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap kerja sama dengan sekolah terus berjalan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam mencegah kenakalan remaja. Guru, orang tua dan lingkungan juga memiliki peran penting untuk mengawasi, memberikan pemahaman dan mengarahkan anak-anak agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” jelas Welliwanto.

Melalui program kunjungan ke sekolah, Polresta Kendari juga berupaya mempererat hubungan dengan kalangan pendidikan. Kedekatan tersebut diharapkan membuat pelajar tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian ketika menghadapi persoalan maupun menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

Ke depan, edukasi kamtibmas akan terus didorong di sekolah-sekolah lainnya di wilayah hukum Polresta Kendari. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sekaligus membantu pelajar tumbuh sebagai generasi yang disiplin dan bertanggung jawab.

Dengan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua dan pelajar, pencegahan tawuran serta kenakalan remaja diharapkan dapat dilakukan sejak dini. Lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif pun menjadi ruang yang lebih baik bagi siswa untuk belajar, mengembangkan potensi dan meraih masa depan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....