TK Negeri 13 Kendari Mengunjungi Studio RRI

  • 23 Apr 2026 21:42 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Suasana ceria tampak menyelimuti kunjungan siswa TK Negeri 13 Kendari ke RRI Kendari dalam rangka kegiatan outing class. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia penyiaran radio kepada anak-anak sejak usia dini.

Kepala TK Negeri 13 Kendari, Hj. Dewi, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran di luar kelas yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa.

Ia menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya berada di kawasan Gunung Jati, Kota Lama Kendari, tepatnya berdekatan dengan Kantor Lurah Gunung Jati. Hj. Dewi sendiri baru menjabat sebagai kepala sekolah sejak Desember 2025.

Menurutnya, saat ini TK Negeri 13 Kendari memiliki sebanyak 97 siswa yang terbagi dalam 7 rombongan belajar. Dalam setiap rombongan belajar, jumlah siswa berkisar antara 17 hingga 18 orang.

“Untuk tenaga pengajar, kami memiliki 8 orang, termasuk kepala sekolah dan operator,” ujar Hj. Dewi, Kamis 23 April 2026.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kegiatan outing class ke RRI Kendari ini memiliki tujuan utama untuk mengenalkan kepada siswa tentang apa itu radio, bagaimana proses siaran berlangsung, serta peran radio sebagai media informasi dan edukasi.

Selama kunjungan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang diberikan. Mereka diajak melihat langsung studio siaran, peralatan penyiaran, serta proses produksi program radio.

Tidak hanya itu, beberapa siswa juga diberikan kesempatan untuk mencoba berbicara di depan mikrofon, yang menjadi pengalaman baru dan menyenangkan bagi mereka.

Hj. Dewi berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat memperoleh wawasan baru serta menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian dalam berkomunikasi.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal lingkungan sekitar dan berbagai profesi, salah satunya dunia penyiaran radio,” tambahnya.

Kunjungan ini pun diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif yang berkesan bagi para siswa, sekaligus menumbuhkan minat belajar yang lebih luas sejak usia dini.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....