Wakapolri Resmikan Jembatan Dhira Brata di Sulawesi Tenggara

  • 21 Apr 2026 17:36 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kolaka - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meresmikan 17 jembatan perintis termasuk dua jembatan utama bernama Dhira Brata di Desa Sabilambo, Senin, 20 April 2026.

Peresmian ini merupakan implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun jembatan perintis guna membuka akses wilayah dan mempercepat konektivitas.

Pembangunan infrastruktur dasar ini difokuskan pada wilayah yang membutuhkan akses transportasi lebih baik maupun daerah dengan tingkat kerawanan tertentu.

Jembatan-jembatan tersebut diproyeksikan melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga serta menghubungkan sembilan desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.

Proses pembangunan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong serta dukungan konsultasi konstruksi profesional.

Wakapolri menjelaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui kepolisian di tengah masyarakat untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat agar akses tidak lagi terhambat,” ujar Dedi Prasetyo.

Jembatan Dhira Brata 1 di Desa Sabilambo memiliki panjang bentang 30 meter dengan kapasitas beban mencapai 1,5 ton.

Sementara itu, Jembatan Dhira Brata 2 di Desa Silui memiliki lebar tiga meter yang menghubungkan sepuluh desa dengan total ribuan jiwa.

Selain dua titik utama tersebut, terdapat 15 jembatan lain yang tersebar di wilayah Konsel, Butur, Bombana, Konut, hingga Buton.

Pembangunan ini sejalan dengan arahan presiden dalam menghadirkan infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia yang penuh potensi.

Dedi Prasetyo menegaskan bahwa infrastruktur yang dibangun harus tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai pelosok wilayah.

“Presiden Prabowo menekankan kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Dedi Prasetyo.

Polri berkomitmen untuk memastikan pembangunan infrastruktur perintis ini memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Sulawesi Tenggara.

Peresmian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membuka isolasi wilayah-wilayah terpencil agar mendapatkan pelayanan publik yang lebih merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....