PP Tunas Lindungi Anak di Ruang Digital
- 14 Apr 2026 06:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas Lindungi Anak di ruang digital mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Hal ini disampaikan oleh Chadidjah D. Selomo, S.Psi., M.Psi., psikolog sekaligus Wakil Ketua HIMSI, dalam program 'Sultra Siang' yang berlangsung di Studio RRI Pro 1 Kendari, Selasa 7 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Chadidjah mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menyambut baik hadirnya regulasi tersebut. Ia menilai kebijakan ini menjadi langkah penting di tengah kondisi penggunaan teknologi digital oleh anak-anak yang dinilai semakin memprihatinkan.
“Kami sangat menyambut baik adanya peraturan ini. Kondisi saat ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu ada perlindungan yang lebih kuat bagi anak-anak di ruang digital,” ujarnya.
Ia juga berharap melalui penerapan peraturan ini, peran orang tua dapat semakin diperkuat dalam mengawasi dan mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital. Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan penggunaan teknologi yang sehat.
Namun demikian, Chadidjah mengingatkan adanya tantangan dalam implementasi kebijakan tersebut. Ia menilai anak-anak memiliki kemampuan untuk mensiasati aturan yang ada, termasuk dengan memanfaatkan gadget milik orang tua.
“Anak-anak pasti bisa mensiasati aturan, misalnya dengan menggunakan gadget orang tua. Nah, ini yang perlu diwaspadai,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan serta kedisiplinan orang tua dalam penggunaan perangkat digital di rumah. Selain pengawasan, edukasi kepada anak terkait penggunaan teknologi yang bijak juga dinilai menjadi kunci utama.
Acara “Sultra Siang” tersebut menjadi ruang diskusi yang menghadirkan perspektif penting terkait perlindungan anak di era digital. Diharapkan, melalui kolaborasi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat, ruang digital dapat menjadi lingkungan yang lebih aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....