Karantina Sultra Perketat Pengawasan Lalu Lintas Komoditas
- 20 Mar 2026 07:57 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari — Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) memperketat pengawasan terhadap lalu lintas komoditas pertanian dan perikanan di seluruh pelabuhan dan bandara di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas distribusi komoditas antarwilayah selama periode Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, yang berpotensi meningkatkan risiko masuk dan tersebarnya hama dan penyakit yang dapat mengancam sektor pertanian, perikanan, serta keamanan hayati wilayah.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara, A. Azhar, menegaskan bahwa seluruh jajaran karantina di wilayah Sulawesi Tenggara telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan di setiap titik layanan karantina.
| Baca juga: Rutan Raha Perketat Pengawasan Warga Binaan |
“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi lonjakan arus distribusi komoditas antarwilayah. Oleh karena itu, pengawasan karantina kami perketat untuk memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina serta terbebas dari hama dan penyakit yang berpotensi membahayakan sektor pertanian dan perikanan,” ujar Azhar saat melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan (Satpel) Kolaka dalam rangka pemantauan Pos Pelayanan Idul Fitri, Kamis 19 Maret 2026.
Pengawasan difokuskan pada sejumlah titik layanan strategis yang menjadi jalur utama lalu lintas komoditas di Sulawesi Tenggara, di antaranya Pelabuhan Kolaka, Pelabuhan Tobaku, Satuan Pelayanan Betoambari Baubau, serta Bandara Haluoleo Kendari. Pada titik-titik tersebut, petugas karantina melakukan pengawasan secara intensif terhadap komoditas yang masuk maupun keluar dari wilayah Sulawesi Tenggara.
Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, Karantina Sultra juga melaksanakan Operasi Patuh Karantina yang digelar di Pelabuhan Torobulu serta secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perkarantinaan sekaligus mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit melalui lalu lintas komoditas.
Dalam pelaksanaannya, petugas karantina melakukan pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik, serta tindakan karantina lainnya secara lebih intensif terhadap setiap komoditas yang dilalulintaskan. Seluruh komoditas wajib dilengkapi dokumen karantina resmi serta dipastikan memenuhi persyaratan kesehatan sesuai dengan ketentuan perkarantinaan yang berlaku.
Selain itu, Karantina Sultra juga terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta pengelola pelabuhan dan bandara guna memastikan pengawasan berjalan efektif dan optimal.
Melalui langkah pengawasan yang diperkuat ini, Karantina Sultra berkomitmen menjaga keamanan hayati wilayah serta melindungi sektor pertanian dan perikanan di Sulawesi Tenggara, sekaligus memastikan komoditas yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan sesuai standar menjelang perayaan Idul Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....