Sebanyak 280 Warga Bungkutoko Terima Beras dan Minyak jelang Idul Fitri

  • 18 Mar 2026 13:25 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari meluncurkan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Rabu 18 Maret 2026.

Program ini menyasar sebanyak 27.536 kepala keluarga (KK) sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Peluncuran bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, sekaligus meninjau proses penyaluran serta memastikan penerima manfaat sesuai data melalui verifikasi petugas Perum Bulog.

Wali kota Siska mengatakan program ini, setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Karena penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus, maka total yang diterima masyarakat mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

“Pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan kepada 27.536 kepala keluarga di Kota Kendari. Khusus Kecamatan Nambo sebanyak 1.469 kepala keluarga dan di Kelurahan Bungkutoko sebanyak 280 kepala keluarga. Ini patut kita syukuri karena di Sulawesi Tenggara, baru Kota Kendari yang mendapatkan bantuan ini,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok, khususnya menjelang Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan juga Menko Pangan atas perhatian kepada masyarakat Kendari. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, membantu menekan angka kemiskinan, serta menjaga stabilitas harga pangan di tengah kondisi harga yang cenderung meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Sulawesi Tenggara, Benhur Ngkaimi, menjelaskan penyaluran bantuan pangan tahun ini sedikit mengalami keterlambatan. Hal itu disebabkan adanya tambahan komoditas minyak goreng yang baru mulai didistribusikan pada tahun ini.

“Secara ideal penyaluran dimulai sejak Februari. Namun karena adanya tambahan minyak goreng yang pengadaannya memerlukan proses, maka distribusi baru dapat dilakukan setelah seluruh komponen siap. Minyak goreng sendiri baru tiba beberapa hari lalu,” ujar Benhur.

Meski demikian, ia memastikan pihaknya tetap berkomitmen menyalurkan bantuan secara maksimal kepada masyarakat.

“Kami di Bulog tidak mengenal hari libur dalam pelayanan. Semua upaya dilakukan agar bantuan ini bisa segera diterima masyarakat, terutama di bulan Ramadan,” ujarnya.

Benhur juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan tersebut, sembari memastikan proses distribusi akan terus dipercepat hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....