Ombudsman Soroti Tata Kelola Terminal Tipe B di Sultra
- 23 Feb 2026 19:33 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Ombudsman RI perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan laporan hasil analisis pengkajian tata kelola terminal tipe B kepada Pemerintah Provinsi Sultra dengan harapan dapat menjadi acuan untuk memperbaiki tata kelola terminal di daerah .
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, menyatakan laporan tersebut menyoroti evaluasi kepatuhan terhadap standar pelayanan di terminal yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra.
Dalam program "Halo RRI" Mastri Susilo mengungkapkan dari 11 terminal yang menjadi kewenangan Pemprov Sultra, enam terminal dijadikan sampel analisis pengkajian. Hasilnya, hanya dua terminal yang dinilai berfungsi secara optimal, yaitu Terminal Baruga dan Terminal Baubau, dengan kelengkapan fasilitas dan masih disinggahi kendaraan meski tidak banyak. Sementara terminal lainnya seperti Terminal Sani-Sani Konawe Selatan, Terminal Labuan Butur, Terminal Konawe, dan Terminal Kolaka Timur dinilai memiliki fasilitas, namun tidak berfungsi sebagaimana mestinya
“Hanya dua terminal yang dinilai berfungsi secara optimal, yaitu Terminal Baruga dan Terminal Baubau," jelas Mastri Susilo dalam program "Halo RRI" Senin , 23 Februari 2026.
Dari hasil kajian tersebut, Ombudsman memberikan sejumlah masukan dan saran perbaikan kepada Pemprov Sultra, di antaranya tidak melakukan pembangunan terminal baru, melainkan merevitalisasi terminal yang sudah ada.
Ombudsman juga menyarankan kepada Dinas Perhubungan Sultra bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk melakukan kajian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terkait pengelolaan terminal. Hal ini seiring dengan adanya pergeseran tren kebutuhan moda transportasi masyarakat, di mana kemudahan driver online telah mengubah fungsi terminal yang sebelumnya menjadi tempat utama naik turun penumpang.
Mastri Susilo juga berharap , ke depannya, terminal tidak hanya sekadar menjadi tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, tetapi juga dapat berkolaborasi dengan pihak UMKM sehingga tetap ramai dan menjadi rest area bagi kendaraan dari luar dan dalam kota di Sulawesi Tenggara .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....