Maksimalkan Edukasi Ekonomi Syariah untuk Cegah Penyalahgunaan

  • 14 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menekankan urgensi memperkuat edukasi masyarakat mengenai ekonomi syariah agar prinsip-prinsip keuangan berbasis syariah dipahami secara benar dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra Asrun Lio saat menghadiri kegiatan Bakul Ramadan yang diselenggarakan oleh OJK sultra di Hotel Claro Kendari, Jumat. 13 Maret 2026.

“Bagaimana kita maksimalkan edukasi masyarakat terkait apa ekonomi syariah itu. Dan ini menjadi penting kita lakukan karena banyak kejadian di era kita ini karena ketidaktahuan sehingga banyak kegiatan yang berkaitan dengan keuangan disalahgunakan oleh oknum-oknum,” kata Asrun Lio dalam pernyataannya di sela acara tersebut.

Menurut Asrun Lio, literasi ekonomi syariah tidak boleh berhenti pada seremoni atau jargon. Pemahaman publik harus dibangun lewat kolaborasi lintas sektor—pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, akademisi, organisasi keagamaan, hingga pelaku UMKM—agar masyarakat mampu membedakan produk keuangan syariah yang sesuai prinsip dengan yang sekadar berlabel syariah.

Ia menambahkan, minimnya pemahaman kerap membuka celah bagi praktik yang merugikan konsumen. Karena itu, penguatan edukasi dinilai sebagai langkah preventif paling mendesak. Asrun Lio mendorong agenda literasi dilakukan secara sistematis: sosialisasi hingga tingkat desa/kelurahan, integrasi materi ekonomi syariah dalam pelatihan UMKM, serta pemanfaatan media lokal dan kanal digital.

Momentum Ramadan, ujarnya, tepat untuk menyisipkan pesan literasi karena tingginya partisipasi publik. Kegiatan Bakul Ramadan di Hotel Claro Kendari sendiri dikenal sebagai ruang ngabuburit warga dengan ragam kuliner dan pertunjukan musik, sehingga dinilai efektif menjadi titik temu sosialisasi.

Asrun Lio menambahkan, Pemprov Sultra akan terus memperkuat sinergi dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sultra, perbankan syariah, OJK, dan perguruan tinggi agar program edukasi berjalan berkesinambungan. Harapannya, literasi yang kuat dapat mencegah penyalahgunaan instrumen keuangan sekaligus mempercepat tumbuhnya ekosistem ekonomi halal di daerah.







google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....