Antonelli: Tes Bahrain Tak Sepenuhnya Mulus
- 02 Mar 2026 13:43 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kimi Antonelli menilai rangkaian tes pramusim di Bahrain belum berjalan ideal untuk dirinya, menyusul sejumlah gangguan teknis yang dialami Mercedes. Walau demikian, pembalap muda tersebut optimistis timnya mampu menyelesaikan persoalan itu sebelum balapan pertama dan memperkirakan persaingan papan atas akan sangat ketat. Mercedes memang menjadi tim dengan jumlah putaran terbanyak selama tes kedua di Sirkuit Internasional Bahrain, menembus 432 lap. Produktivitas itu menunjukkan program kerja berjalan intensif, namun tidak sepenuhnya bebas hambatan. Salah satu kendala utama terjadi ketika Kimi Antonelli harus menghentikan mobil akibat gangguan pneumatik.
.webp)
Situasi ini memperkuat pernyataan George Russell bahwa peningkatan reliabilitas masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim pabrikan Jerman tersebut, terlebih setelah problem serupa muncul di fase pengujian sebelumnya. Kimi Antonelli sendiri memandang fase pengujian sebagai momen tepat untuk mengungkap kelemahan teknis. Ia menegaskan bahwa menemukan “penyakit” mobil lebih awal memberi kesempatan bagi tim teknik untuk melakukan koreksi sebelum tekanan kompetisi sesungguhnya dimulai.

Secara keseluruhan, ia merasakan perkembangan positif dari sisi performa dasar mobil. Berbagai eksperimen setelan telah memberikan pemahaman lebih baik terhadap karakteristik mobil 2026. Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap kekuatan rival. Ferrari, McLaren, dan Red Bull sama-sama memperlihatkan kecepatan menjanjikan, mengindikasikan jarak performa di antara empat besar sangat tipis. Memasuki musim keduanya di Formula 1, Kimi Antonelli merasa tingkat persiapannya meningkat signifikan dibandingkan 12 bulan lalu. Pengalaman musim debut membuatnya lebih matang menghadapi ekspektasi yang kini semakin besar. Namun ia tetap realistis bahwa kompetisi akan berlangsung berat sejak seri pembuka di Melbourne.

Dengan dimulainya Grand Prix Australia pada 6–8 Maret, fokus Mercedes kini tertuju pada memastikan seluruh aspek teknis berada dalam kondisi optimal agar mampu bersaing dalam pertarungan ketat di barisan terdepan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....